Sorotan Tajam Warga Langkat: Kapolres AKBP Hannry P.H. Tambunan Dituntut Tegas Usut Legalitas THM New Star Bukit Lawang
Sorotan Tajam Warga Langkat Kapolres AKBP Hannry P.H. Tambunan Dituntut Tegas Usut Legalitas THM New Star Bukit Lawang
Peristiwa
Komitmen ini guna berkomitmen meningkatkan ekspor para pelaku UMKM melalui program UMKM "BISA" (Berani Inovasi, Siap Adaptasi) Ekspor. UMKM "BISA" Ekspor merupakan salah satu program prioritas Kemendag.
Program ini dilatarbelakangi agar semua bentuk kegiatan ekspor yang dilakukan pelaku UMKM harus dipercepat dan dipermudah. Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah I Sumatera Utara turut dilibatkan dalam menunjang peningkatan bagi UMKM.
Kepala LLDikti Wilayah I, Prof Saiful Anwar Matondang, Ph.D, mengatakan langkah ini dilakukan atas arahan Presiden Prabowo Subianto, untuk meningkatkan daya saing UMKM Indonesia di pasar global.
Baca Juga:
Perguruan tinggi memiliki potensi besar dalam mendukung program ini karena banyak dosen yang mengajar bisnis dan perdagangan internasional. Dosen dan mahasiswa tingkat akhir akan diberikan pelatihan intensif tentang strategi ekspor.
Setelah itu, mereka diharapkan dapat membantu UMKM dalam berbagai aspek, seperti memastikan kelancaran rantai pasok bahan baku, standarisasi kualitas produk, pengemasan, hingga membangun kerjasama dengan mitra dagang internasional.
"Misalnya, pengusaha roti kacang di Tebing Tinggi perlu memastikan pasokan bahan baku seperti kacang hijau, gula aren, dan tepung tersedia setiap hari. Setelah itu, mereka harus menstandarisasi mutu produk, mengemas dengan baik, dan mencantumkan informasi yang sesuai," kata Kepala LLDikti Wilayah I, Prof Saiful Anwar Matondang, Ph.D
Baca Juga:
Kemendag juga akan melibatkan atase perdagangan di kedutaan besar untuk membantu menghubungkan UMKM dengan distributor terpercaya di negara tujuan ekspor, seperti Malaysia atau Korea Selatan. Hal ini bertujuan untuk mencegah risiko, seperti pembayaran yang tidak terealisasi atau mitra dagang yang tidak kredibel.
Kerjas ama ini dituangkan dalam nota kesepahaman (MoU) antara Kemendag dan perguruan tinggi. Dalam waktu dekat, Kemendag bersama Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta (APTISI) akan mengadakan pelatihan selama tiga hari untuk dosen dan mahasiswa yang ingin menjadi fasilitator UMKM.
Program ini juga selaras dengan konsep Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM), di mana dosen dan mahasiswa didorong untuk berkontribusi langsung kepada masyarakat. Dengan melibatkan sekitar 10 ribu UMKM di Sumatera Utara, program ini diharapkan dapat membantu UMKM naik kelas dari skala lokal ke internasional.
"Harapan kami, perguruan tinggi menjadi motor penggerak. Jika satu UMKM berhasil menembus pasar internasional, ini akan berdampak besar pada perekonomian rakyat," ungkapnya.
Kerja sama lintas sektor ini menunjukkan komitmen pemerintah dalam mendukung UMKM sebagai tulang punggung perekonomian nasional dan menciptakan ekosistem ekspor yang lebih kompetitif.
Sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) terdiri dari lebih dari 65 juta badan usaha. 64,5% di antaranya adalah milik Perempuan. UMKM mewakili lebih dari 60% PDB Indonesia.
UMKM menyediakan lapangan kerja bagi 97% dari total angkatan kerja nasional yang berjumlah sekitar 117 juta pekerja. UMKM sering dianggap sebagai tulang punggung perekonomian Indonesia dan pendorong pertumbuhan ekonomi ke depan. UMKM juga berperan penting dalam memenuhi kebutuhan konsumen dan bisnis Indonesia.
Sorotan Tajam Warga Langkat Kapolres AKBP Hannry P.H. Tambunan Dituntut Tegas Usut Legalitas THM New Star Bukit Lawang
Peristiwa
Dukung Pesta Luhuton Bolon 2026, Jalan Alternatif Silalahi I III Resmi Dibuka
Daerah
Industri dari Indorayon Ke TPL, Konflik Tak Kunjung Selesai, Presedium Sebat Sutanto Tanoto Jangan Lepas Tanggung Jawab
Peristiwa
Skandal Hiburan Malam Bukit Lawang Desakan Audit Perizinan dan Potensi Pelanggaran Tata Ruang Kawasan Wisata
Peristiwa
Polres Karo Salurkan Bantuan Sembako untuk Warga Terdampak Erupsi Gunung Sinabung di Desa Sukatepu
Peristiwa
PT Toba Surimi Industries (PT PSI) Gugat Bank Mandiri, OJK Provinsi Sumatera Utara Diminta Buka Suara
Peristiwa
Sesuai laporan masyarakat Polsek Gunung Malela dan Tim Inafis tangani Temuan Wanita Meninggal di Perkebunan PTPN IV
Peristiwa
Hinca Panjaitan Desak APH Ungkap Tuntas Dugaan Gudang BBM Ilegal di Medan Utara
Hukrim
SATPAS Binjai Disorot DIDUGA Tanpa Ujian Teori dan Praktik, Pemohon SIM KeluarMasuk Dalam Waktu Singkat
Peristiwa
Gubernur Bobby Pastikan Penanganan Banjir Jalan Letda Sujono Dimulai 2027
Medan