SPBU No. 14.227.331 Batang Toru "Diduga Keras Menjual BBM Solar Subsidi Ke Mafia" Penegak Hukum Diam Seribu Bahasa
SPBU No. 14.227.331 Batang Toru "Diduga Keras Menjual BBM Solar Subsidi Ke Mafia" Penegak Hukum Diam Seribu Bahasa
Hukrim
Medan,asatupro.com-Sebanyak 2.550 mahasiswa dari perguruan tinggi negeri (PTN) maupun swasta (PTS) di Sumatera Utara telah diterjunkan untuk mendukung pemberdayaan masyarakat dan pemulihan wilayah terdampak bencana di Sumatera Utara.
Program Mahasiswa Berdampak yang merupakan dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) RI ini terlaksana selama sekitar satu bulan di lokasi terdampak bencana.
Untuk di Sumatera Utara, ribuan mahasiswa disebar ke daerah khusus, seperti Tapanuli Tengah, Tapanuli Selatan dan Langkat.
Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah I, Prof. Saiful Anwar Matondang menjelaskan, dalam pemilihan mahasiswa terdampak ini, mahasiswa diminta menyusun proposal dan anggaran untuk kegiatan pemulihan di lokasi-lokasi terdampak bencana yang terjadi beberapa waktu lalu.
Baca Juga:
"Bahkan ada mahasiswa yang ditugaskan hingga ke Aceh Tamiang. Secara keseluruhan, terdapat 140 proposal yang disetujui. Mahasiswa dari berbagai organisasi bersedia terjun langsung selama satu bulan penuh selama masa liburan. Program ini sudah diluncurkan secara resmi, sekaligus sudah dilakukan penyematan tanda bagi mahasiswa yang bertugas di daerah terdampak," ungkap Prof Saiful kepada wartawan saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (3/1/2026).
"Dari sekitar 140 proposal yang masuk, sebagian besar diajukan kampus swasta, sedangkan dari PTN hanya sekitar 30-an proposal," ungkapnya.
Setiap proposal melibatkan sekitar 50 mahasiswa dan didampingi dosen pembimbing, sehingga total pesertanya mencapai ribuan.
Baca Juga:
Beberapa kampus, lanjutnya, bahkan mengirim mahasiswa hingga ke luar Sumatera Utara, seperti ke Aceh Tamiang. Misalnya, UMN mengirim satu tim ke sana.
>>> Keringanan Biaya Kuliah
Sementara, terkait bantuan pendidikan, sejumlah pemerintah daerah juga telah mengajukan permohonan keringanan biaya kuliah. Sepweti, Bupati Aceh Tamiang. Ia meminta agar mahasiswa asal daerahnya yang terdampak dibebaskan dari pembayaran SPP selama satu semester.
Selain itu, pihak kementerian juga telah mengusulkan lebih dari 6.000 mahasiswa untuk mendapatkan beasiswa satu semester dari pemerintah pusat. Dan aaat ini masih menunggu persetujuan dan realisasi anggaran.
"Selama bertugas, mahasiswa ditempatkan di posko-posko yang sudah dibentuk kampus sebelumnya, seperti di Aceh Tamiang dan Tapanuli Selatan. Posko tersebut sebelumnya digunakan untuk tanggap darurat, kini dilanjutkan sebagai pusat kegiatan pemulihan.
Sebagian mahasiswa juga ditempatkan di rumah warga yang tidak terdampak. Teknis pelaksanaan diatur masing-masing fakultas dan universitas.
"Kegiatan dilakukan berkolaborasi dengan pemerintah daerah, mulai dari tingkat desa hingga kabupaten, termasuk dalam distribusi bantuan kesehatan dan logistik ke daerah sulit dijangkau," pungkasnya.
SPBU No. 14.227.331 Batang Toru "Diduga Keras Menjual BBM Solar Subsidi Ke Mafia" Penegak Hukum Diam Seribu Bahasa
Hukrim
Solo, asatupro.com Program ketahanan pangan dan energi berkelanjutan yang didengungkan oleh Presiden Prabowo Subianto mendapatkan dukungan
Perkebunan
Rapat Koordinasi Percepatan Dana Desa Tahap Pertama, Wakil Bupati Dairi Minta Camat dan OPD Kerja Ekstra
Daerah
10 SPPG Kabupaten Dairi Yang Telah Memenuhi Syarat menerima Sertifikat Laik Higiene Sanitasi dari Ketua Satgas MBG Dairi
Daerah
Padangsidimpuan, Asatupro.com Keluarga jurnalis yang rumahnya diduga dibakar orang tak dikenal (OTK) di Kelurahan Wek III, Kecamatan Padan
Hukrim
Kasus BBM Subsidi di Tapsel Diduga DitutupTutupi, SPBU Pemasok Belum Tersentuh Hukum
Hukrim
Bareskrim Gerebek THM New Zone di Medan, 34 Orang Diamankan Diduga Terkait Dengan Narkoba
Hukrim
Lomba Cerdas Cermat SMA SiantarSimalungun Digelar, Tanamkan Nilai Anti Korupsi Sejak Dini
Pendidikan
Bos PLN Minta Maaf, Ungkap Penyebab Listrik Padam BerjamJam di Sumatera
Nasional
LLDikti Wilayah I Raih Penghargaan Implementasi Full CMS Terbaik dari Kemenkeu RI
Pendidikan