Keluarga Besar PSSAB Indonesia Gelar Musyawarah Besar ke-V di Medan, Perkuat Solidaritas dan Regenerasi Organisasi
Keluarga Besar PSSAB Indonesia Gelar Musyawarah Besar keV di Medan, Perkuat Solidaritas dan Regenerasi Organisasi
Nasional
Medan,asatupro.com-Dalam rangka memperingati Hari Pahlawan Nasional 2025, LLDikti Wilayah ISumatera Utara bersama Forum Komunitas Bela Nusantara Indonesia (FKBNI) menggelar Jalan Santai Humanis yang diikuti sekitar 950 peserta dari unsur mahasiswa, dosen, pegawai LLDikti, kader FKBNI, pimpinan perguruan tinggi, dan masyarakat umum.
Kegiatan dilepas secara simbolis oleh Kabag Umum LLDikti Wilayah I, Ahmad Subhan SE, mewakili Kepala LLDikti. Start dimulai pukul 06.30 WIB dari halaman kantor LLDikti Wilayah I dan menyusuri kawasan Tanjung Sari, Medan Selayang.
Ketua Panitia, Prof. Efendi Barus, menegaskan bahwa kegiatan ini bukan seremoni semata, tetapi bagian dari Program Kerja FKBNI untuk memperkuat nilai-nilai Bela Negara di kalangan generasi muda.
"Tujuannya mengenang jasa pahlawan sekaligus membangun kesadaran kolektif tentang implementasi Bela Negara, khususnya bagi mahasiswa sebagai agen perubahan," ujarnya.
Baca Juga:
Puncak acara diisi Orasi Kebangsaan serta penandatanganan Maklumat Bersinar (Bersih Narkoba) sebagai bentuk komitmen bersama memerangi narkoba.
Dalam orasinya yang dibacakan Ahmad Subhan, Kepala LLDikti Wilayah I Prof. Saiful Anwar Matondang menegaskan kebijakan wajib tes narkoba bagi seluruh mahasiswa baru ke depan. Melalui sub-tema "Berdaulat Bersinar", LLDikti memastikan kampus di Sumatera Utara wajib bersih dari narkoba. Mahasiswa yang dinyatakan positif diwajibkan menjalani rehabilitasi sebelum dapat melanjutkan kuliah.
Prof. Saiful juga menekankan pentingnya peran perguruan tinggi dalam mengentaskan kemiskinan melalui konsep Kampus Berdampak, sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto agar kampus tidak hanya menjadi menara gading, tetapi hadir langsung membantu masyarakat, UMKM, nelayan, dan pedesaan melalui inovasi teknologi.
Baca Juga:
"Kemiskinan dan narkoba adalah musuh bangsa hari ini. Perguruan tinggi wajib menjadi garda terdepan membangun SDM unggul menuju Indonesia Emas 2045," tegasnya.
Ketua DPP FKBNI, Prof. Dr. Jon Piter Sinaga, M.Kes., turut mengapresiasi kolaborasi ini dan menegaskan pentingnya kampus sebagai benteng intelektual untuk membentuk generasi muda yang unggul dan berkarakter kebangsaan.
Ketua DPP FKBNI, Prof. Dr. Jon Piter Sinaga, M.Kes., turut mengapresiasi kolaborasi ini dan menegaskan pentingnya kampus sebagai benteng intelektual untuk membentuk generasi muda yang unggul dan berkarakter kebangsaan.
Acara ditutup dengan pembagian doorprize, menambah keceriaan seluruh peserta. FKBNI dan LLDikti Wilayah I berharap kegiatan ini semakin memperkuat silaturahmi antarperguruan tinggi serta menjaga semangat kepahlawanan tetap hidup menghadapi tantangan bangsa.
Keluarga Besar PSSAB Indonesia Gelar Musyawarah Besar keV di Medan, Perkuat Solidaritas dan Regenerasi Organisasi
Nasional
Viral Dituduh Simpanan Eks Jampidsus Febrie, Advokat Yuenchi Arwindi Sumpah Sekaligus Ancam Lapor
Nasional
Kuasa Hukum Antonius Devolis Tumanggor Tegaskan Hormati Proses Hukum, Ajak Publik Junjung Asas Praduga Tak Bersalah
Peristiwa
Tragedi di Jalur MedanBerastagi, Truk Fuso Diduga Rem Blong Libas 8 Kendaraan, 4 Orang Tewas dan 8 LukaLuka
Hukrim
Kapolda Aceh Irjen Pol. Ruddi Setiawan, S.I.K., S.H., M.H., mengunjungi Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Aceh di Lamteumen.B.Aceh.
Daerah
AMT Beberkan Dugaan Permainan Distribusi BBM di Sumut, Pasokan Disebut Dibatasi hingga Masyarakat &039Dipaksa&039 Beralih ke Pertamax
Peristiwa
Puluhan &039BH&039 Berkibar di Depan Polrestabes Medan, Massa Desak Komitmen Kapolrestabes Medan JCS &039Besok Akan Datang Telanjang Jika Janji Tak
Hukrim
Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah atau yang akrab disapa Dek Fadh mengingatkan pentingnya transparansi dalam pengelolaan zakat, infak, sedekah.
Daerah
Bupati Serahkan SK Plt Kadis P3AP2KB Kepada dr. Erna Marpaung, Berharap seluruh program prioritas berjalan secara optimal
Daerah
Kades Pangguruan Akui Kembalikan Rp50 Juta Dana Ketahanan Pangan, Penggunaan Anggaran Jadi Sorotan
Daerah