Cipayung Plus Sumut Gelar Rapat Rakyat Melawan Narkoba, Libatkan 500 Mahasiswa dan Pelajar
Cipayung Plus Sumut Gelar Rapat Rakyat Melawan Narkoba, Libatkan 500 Mahasiswa dan Pelajar
Nasional
Jakarta,asatupro.com-Upaya penguatan layanan kesehatan maritim di Indonesia terus diperkuat. Sebanyak puluhan tenaga kesehatan dan pengelola layanan kesehatan mengikuti kegiatan Pelatihan Kedokteran Kelautan dan Terapi Oksigen Hiperbarik (HBOT) bagi Pengelola Pelayanan Hiperbarik Tahun 2026 (Angkatan 2).
Kegiatan intensif ini berlangsung selama sembilan hari, mulai 12 hingga 22 Januari 2026, bertempat di Hotel Sofyan Cut Meutia, Menteng, Jakarta Pusat.
Pelatihan ini bertujuan untuk mencetak sumber daya manusia (SDM) yang kompeten dalam menangani kasus-kasus medis di lingkungan kelautan, mulai dari kecelakaan penyelaman hingga pemanfaatan terapi oksigen bertekanan tinggi (hiperbarik) untuk berbagai jenis penyakit klinis.
Mengingat Indonesia sebagai negara kepulauan terbesar, kebutuhan akan ahli Kedokteran Kelautan menjadi sangat krusial. Terapi Oksigen Hiperbarik sendiri kini tidak hanya digunakan untuk menangani penyakit dekompresi bagi penyelam, tetapi juga telah berkembang pesat untuk penyembuhan luka kronis, pemulihan pasca-stroke, hingga kebugaran.
Baca Juga:
Pelatihan dibuka Ketua Kolegium Kedokteran Kelautan, Kolonel Laut (K) Dr. dr. Hisnindarsyah Sp.K.L. K.T., SE., M.Kes., M.H., C.FEM., FIHFAA., FISQua., FRSPH., FIMMA. Dan Ketua PERDOKLA, Dr. dr. Harmin Sarana, M.M., M.H., F.S, Sp.B(K), Sp.K.L. K.T.
Selama pelatihan, para peserta dibekali berbagai materi komprehensif, di antaranya: Fisiologi Lingkungan Hiperbarik: Pemahaman mendalam tentang reaksi tubuh pada tekanan tinggi. Manajemen Fasilitas Hiperbarik: Standar operasional dan keamanan alat chamber.
Penanganan Kegawatdaruratan Kelautan: Simulasi prosedur evakuasi dan medis di wilayah perairan. Etika dan Standar Pelayanan Hiperbarik: Pengelolaan layanan yang sesuai dengan regulasi kesehatan nasional.
Baca Juga:
"Pelatihan Angkatan ke-2 di tahun 2026 ini diharapkan mampu menghasilkan pengelola layanan hiperbarik yang memiliki standar kualifikasi tinggi, sehingga keselamatan pasien tetap menjadi prioritas utama," ujar salah satu perwakilan penyelenggara di sela kegiatan.
Dengan terselenggaranya pelatihan ini, diharapkan sebaran fasilitas layanan hiperbarik di berbagai rumah sakit dan klinik di Indonesia dapat dikelola oleh tenaga profesional yang tersertifikasi, guna mendukung visi Indonesia sebagai pusat kesehatan maritim dunia.(KEES/HSD/Kolegium Dokla).
Cipayung Plus Sumut Gelar Rapat Rakyat Melawan Narkoba, Libatkan 500 Mahasiswa dan Pelajar
Nasional
SEKBER FAHMI Soroti Kejanggalan Kematian Winda Lorenza Gowasa, Dorong Polrestabes Medan Lebih Terbuka
Hukrim
Dana Desa Lau Bagot Rp595 Juta Tahun 2025 Jadi Sorotan, Kades Sunardi Bungkam dan Ingkari Janji Bertemu dengan Media
Daerah
Febrie Adriansyah Tiba di Kejagung Kenakan Rompi Pink, Tangan Diborgol, Bawa Map Biru
Nasional
Ada Mainan Korupsi Dalam Manipulasi Proyek Pengadaan Barang dan Jasa di RSUD O.K Arya Zulkarnaen Batubara, Dugaan Kuat Menjadi Proyek
Peristiwa
Undhira Inisiasi SIMKES, Pengelolaan Data Kesehatan Siswa Kini Lebih Cepat dan Terintegrasi
Pendidikan
Gelorakan Semangat Kemerdekaan, Pemcam Berampu dan Warga Kerja Bakti Bersih Desa Jelang HUT RI ke81
Daerah
Ketua DPRD Wong Chun Sen Mendorong Polrestabes Medan Terapkan RJ dalam Kasus AT, Legislatif Nilai Syarat Perdamaian Telah Terpenuhi
Medan
Menyambut Dirgahayu RI ke81, Koordinator GPPMI DKI Jakarta Anggiat Andreas Purwanto Serukan Pesan Kedamaian dan Tangkal Hoaks Pemecah Belah
Nasional
Padangsidimpuan, Asatupro.com Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe Madya Pabean C Sibolga menyatakan penanganan pe
Hukrim