Jumat, 09 Oktober 2026
HUT TNI KE 81

Pemerintah Gandeng PTPN IV Bangun Huntap bagi Korban Bencana Alam di Batang Toru

Hendrik Hutabarat - Rabu, 24 Desember 2025 15:38 WIB
Pemerintah Gandeng PTPN IV Bangun Huntap bagi Korban Bencana Alam di Batang Toru
Dok. PTPN IV PalmCo
Peletakan batu pertama pembangunan huntap bagi korban banjir bandang di Kecamatan Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel), telah dimulai.
Batang Toru, asatupro.com - Pemerintah, baik pemerintah pusat, pemerintah provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut), maupun pemerintah kabupaten (Pemkab) Tapanuli Selatan (Tapsel), menggandeng Sub Holding PTPN III,
PTPN IV PalmCo, untuk membangun hunian tetap (huntap) di Kecamatan Batang Toru, Kabupaten Tapsel.

Peletakan batu pertama pembangunan atau groundbreaking huntap yang ditujukan bagi korban banjir bandang di Desa Hapesong Baru itu telah memasuki fase awal oleh berbagai pihak terkait.

Berdasarkan keterangan resmi yang diterima sejumlah media, Rabu (²4/12/2025), disebutkan bahwa lahan dan fasilitas pendukung untuk pembangunan huntap tersebut disediakan oleh PTPN IV PalmCo.

Groundbreaking dilakukan oleh Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait, disaksikan oleh Wakil Gubernur (Wagub) Sumut, H. Surya, Bupati Tapsel Gus Irawan Pasaribu, Direktur Utama (Dirut) PTPN IV PalmCo Jatmiko Krisna Santosa, serta sejumlah pihak terkait lainnya.

Baca Juga:

Maruarar Sirait menyebutkan, groundbreaking ini dinilai menjadi babak baru penanganan bencana pasca banjir bandang yang menerjang kawasan tersebut pada akhir November 2025 yang lalu.




Dia bilang, pemerintah pusat dan daerah menekankan agar pembangunan huntap maupun hunian sementara (huntara) berjalan cepat dan tepat waktu, mengingat sebagian warga sudah hampir satu bulan kehilangan tempat tinggal.

Baca Juga:

Maruarar Sirait juga menegaskan, pembangunan huntap akan dikebut dan dikoordinasikan lintas kementerian, pemerintah daerah, dan badan usaha milik negara (BUMN).

Mantan politisi PDI Perjuangan ini menekankan instruksi presiden agar penanganan bencana banjir bandang bisa dipercepat dan tepat sasaran.

"Negara hadir, Presiden mengerahkan semua kekuatan, koordinasi, dan keuangan. Kita kompak membantu rakyat kita. Mari kita bekerja cepat, lebih cepat dari biasa," ujar Maruarar.

Arahan tersebut disebut sebagai mandat agar proses teknis dan administrasi tidak berlarut-larut. Ia menegaskan bahwa warga terdampak membutuhkan kepastian relokasi, termasuk pemetaan hunian sementara hingga hunian permanen.




Menteri kelahiran Sumatera Utara tersebut menambahkan bahwa percepatan pembangunan juga menjadi pembuktian bahwa koordinasi pemerintah pusat dan daerah berjalan efektif setelah masa tanggap darurat selesai.

Sumber
:
Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
beritaTerkait
September 2026, Satreskrim Polres Tapsel Ungkap 5 Kasus: 4 Curat dan 1 Curanmor
Kodim 0212/TS : Jembatan Simadihon Dibangun, Akses Warga di Dolok Sigompulon Segera Lebih Mudah
PalmCo Manfaatkan Fasilitas Layanan Ekspor dari InaExport Kemendag
TJSL Jadi Cara Baru PalmCo Atasi Ninja Sawit
PalmCo Tanam Kedelai 1.000 Ha Demi Bantu Pemerintah Tekan Impor
Baru Sepekan Melahirkan, Istri IG Menggigil Diperiksa di Polres Tapsel, Kuasa Hukum Soroti  Penembakan Terhadap IG
komentar
beritaTerbaru