Pemanfaatan QRIS dan Virtual Account untuk Pembayaran Pajak Daerah, Bapenda Dairi dan Bank Sumut Teken Kerja Sama
Pemanfaatan QRIS dan Virtual Account untuk Pembayaran Pajak Daerah, Bapenda Dairi dan Bank Sumut Teken Kerja Sama
Daerah
Berdasarkan data sementara hingga hari ketiga pelaksanaan operasi, angka kecelakaan lalu lintas mengalami penurunan cukup tajam dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya. Jumlah kejadian kecelakaan tercatat menurun dari 38 kasus pada 2025 menjadi 21 kasus pada 2026 atau turun sebesar 44,7 persen.
Selain fokus pada upaya pencegahan kecelakaan, Operasi Keselamatan Toba 2026 juga menitikberatkan pada penegakan hukum dan edukasi kepada masyarakat. Pada hari ketiga operasi, jumlah penindakan pelanggaran lalu lintas tercatat sebanyak 1.336 kasus, menurun 24 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Dalam tiga hari, penindakan berbasis elektronik melalui sistem Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) mengalami peningkatan signifikan, dari 77 kasus pada 2025 menjadi 242 kasus pada 2026. Hal ini menunjukkan optimalisasi penggunaan teknologi dalam penegakan hukum lalu lintas yang lebih transparan dan akuntabel.
Baca Juga:
Sementara itu, pelanggaran non-ETLE mengalami penurunan tajam, diikuti dengan penindakan berupa teguran yang tetap menjadi pendekatan persuasif kepada masyarakat guna menumbuhkan kesadaran dan kepatuhan dalam berlalu lintas.
Kabid Humas Polda Sumatera Utara, Kombes Pol Ferry Walintukan, mengatakan bahwa capaian positif tersebut merupakan hasil sinergi antara petugas di lapangan dan meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya keselamatan berlalu lintas.
"Data sementara Operasi Keselamatan Toba 2026 menunjukkan tren yang sangat positif. Penurunan angka kecelakaan dan korban merupakan indikator bahwa upaya preemtif, preventif, serta penegakan hukum yang kami lakukan berjalan efektif.
Baca Juga:
Peningkatan penindakan melalui ETLE juga mencerminkan komitmen Polri dalam menghadirkan penegakan hukum yang modern dan berkeadilan," ujar Kombes Pol Ferry Walintukan, Rabu (5/2/2026).
Ia menambahkan, Polda Sumut akan terus mengedepankan pendekatan humanis dalam operasi ini, dengan mengutamakan edukasi dan imbauan kepada pengguna jalan agar disiplin berlalu lintas tidak hanya saat operasi berlangsung, tetapi menjadi budaya sehari-hari.
"Tujuan utama Operasi Keselamatan Toba bukan semata-mata penindakan, tetapi membangun kesadaran kolektif masyarakat agar keselamatan menjadi kebutuhan bersama. Harapannya, kondisi lalu lintas yang aman dan tertib dapat terus terjaga," pungkasnya.
Operasi Keselamatan Toba 2026 masih akan terus berlangsung hingga 15 Februari 2026, dengan fokus pada pencegahan kecelakaan, penegakan hukum yang profesional, serta peningkatan kualitas keselamatan berlalu lintas di seluruh wilayah Sumatera Utara.**
Pemanfaatan QRIS dan Virtual Account untuk Pembayaran Pajak Daerah, Bapenda Dairi dan Bank Sumut Teken Kerja Sama
Daerah
Perdamaian Tidak Menghapus Martabat yang Terluka
Nasional
Rutan Sidikalang Bantah Tegas Isu Pemerasan Rp280 Juta, Tegaskan Pemberitaan Tidak Benar dan Menyesatkan
Daerah
KELARIFIKASI DAN BANTAHAN KERAS, Tudingan Status DPO Terhadap Guntur Sahputra Adalah Hoaks dan Fitnah Keji Oknum Tak Bertanggung Jawab!
Sosok
PT PP (Persero) Tbk Gencarkan Gerakan Penanaman 5.000 Pohon, Dukung Pembangunan BRT Mebidang Berwawasan Lingkungan
Nasional
Fakta di CCTV Berbeda! Kuasa Hukum Pertanyakan Dasar Penyidik Tetapkan CAM sebagai Tersangka
Peristiwa
DPP FROMPER Apresiasi Satpol PP Deli Serdang Atas Penertiban Reklame Irian Supermarket di Laut Dendang
Nasional
Keramba Jaring Apung Beroperasi Di Kawasan Desa Wisata, Tim Terpadu Penertiban Akan Lakukan Penindakan
Daerah
Polda SumutKejati Sumut Teken MoU, Wujudkan Penegakan Hukum Profesional Tanpa Praktik Transaksional
Medan
Silaturahmi &039FAHMI&039 Bersama Channel88 Advertising, Perkuat Sinergi Advokat Media dan Dunia Usaha
Medan