Dugaan Jual Beli Jabatan Kasubbag TU Kemenag Medan Disorot, Forum Warga Bersatu Desak Klarifikasi dan Pemeriksaan
Dugaan Jual Beli Jabatan Kasubbag TU Kemenag Medan Disorot, Forum Warga Bersatu Desak Klarifikasi dan Pemeriksaan
Peristiwa
PADANGSIDIMPUAN, ASATUPRO.COM — Seorang ibu berinisial HR mengungkapkan kesedihannya atas kasus hukum yang menimpa anaknya, WR, yang kini tengah menjalani proses persidangan di Pengadilan Negeri Padangsidimpuan dengan nomor perkara No. 6/Pid.Sus-Anak/2025/PN Psp.
Dengan mata berlinang air mata, HR menyampaikan bahwa ia merasa anaknya menjadi korban dari perbuatan pihak lain.
"Orang yang menikmati, kita yang kena getahnya," ujar HR menggambarkan situasi yang dialami WR.
Menurut HR, kekasih WR yang berinisial DA, diduga menjalin komunikasi intens dengan seorang pria berinisial AL, yang diketahui telah beristri. Ia menuturkan, sebelum DA membuat laporan ke Polres Padangsidimpuan, tepatnya saat berada di kediamannya pada 22 Desember 2024, DA sempat mengaku bahwa ia pernah menerima uang dari AL sebanyak dua kali dengan total Rp600.000.
Baca Juga:
Pernyataan tersebut turut diperkuat oleh M, kakak kandung WR, yang menyebut bahwa DA pernah mengaku diantar AL menggunakan mobil pribadi warna hitam saat mereka bertemu di salah satu kafe di Padangsidimpuan.
"Jadi saat kami janjian nongkrong di kafe, DA lebih dulu sampai. Saat saya tanya siapa yang mengantar, dia menjawab AL, pakai mobil hitam," ungkap M kepada awak media, Minggu (3/8/2025).
Meski proses hukum tetap berjalan, HR berharap kepada Majelis Hakim agar mempertimbangkan kondisi anaknya yang ia yakini hanya menjadi korban dalam perkara ini.
Baca Juga:
"Saya berharap Bapak Hakim membebaskan anak saya, karena saya melihat anak saya dijebak oleh DA dan AL," tutur HR penuh harap.
Lebih lanjut, HR mengaku telah mengajukan pengaduan masyarakat (dumas) ke Polres Padangsidimpuan terkait dugaan jebakan terhadap anaknya dengan modus perbuatan cabul. Namun hingga kini, laporan tersebut belum mendapat tindak lanjut. Pihak kepolisian, saat dikonfirmasi, menyatakan akan memberikan keterangan resmi terkait dumas tersebut pada Senin (4/8/2025) pukul 14.00 WIB.
Dari pihak Balai Pemasyarakatan (Bapas) Padangsidimpuan, Alvian selaku Pembimbing Kemasyarakatan (PK), menjelaskan bahwa pendampingan terhadap WR telah dilakukan sejak awal proses hukum.
"Rekomendasi dari Bapas sudah kami bacakan dalam sidang perdana, dan disaksikan langsung oleh orang tua anak," ujar Alvian melalui pesan singkat.
Ia menegaskan bahwa pendampingan akan terus dilakukan sesuai amanat Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Pidana Anak (UU SPPA).
"Sebagai PK Bapas, kami akan terus mendampingi anak selama proses hukum berjalan," pungkasnya. (MN)
Dugaan Jual Beli Jabatan Kasubbag TU Kemenag Medan Disorot, Forum Warga Bersatu Desak Klarifikasi dan Pemeriksaan
Peristiwa
Pangdam I/BB Terima Dir SDM Kuathan Kemhan, Bahas Aturan Status Gugur Prajurit TNI
Nasional
Selamat Ulang Tahun Yang Berbahagia, Bapak M. ARIP, S.H.Ketua DPD PEKAT IB Kota Pekanbaru
Sosok
DPC GMNI Jakarta Timur Meminta Pertanggungjawaban Moral Kementerian ATR/BPN DAN BPN Jakarta Timur Atas Dugaan Buruknya Pelayanan Publik
Nasional
LMND Sumut dan Binjai Geruduk Balai Kota, Lempar 81 Telur Busuk Desak Kejelasan CSR, Perbaikan Jalan, dan Evaluasi Pencopotan Kepling
Peristiwa
Gubernur Aceh, H. Muzakir Manaf (Mualem), melantik Taufik, ST, MSi, sebagai Pejabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh.
Daerah
Dhani Lubis Soroti Dugaan Kekerasan terhadap Ed Gurky, Minta Satpol PP Beri Klarifikasi
Peristiwa
Seorang pria berinisial AD (43), warga Gampong Lamdom, Kecamatan Lueng Bata, Banda Aceh, diamankan setelah diduga menanam di Parangan rumah
Hukrim
Perkuat Keamanan, Kebersihan, dan Kekompakan, Lapas Pasir Pangarayan Gelar Sambung Rasa
Daerah
Pengembangan Kasus Narkoba di Tualang Satresnarkoba Polres Siak Ringkus Jaringan Bandar dan Sita Puluhan Gram Sabu
Hukrim