Asahan,asatupro.com-Seorang pria bernama Awaludin Nasution, 40, Warga Dusun I Desa Pulau Rakyat Tua, Kecamatan Pulau Rakyat, Kabupaten Asahan dikabarkan hanyut di Sungai Asahan, Minggu (22/2/2026), Sekitar Pukul 13.00 Wib.
Berawal dari pengaduan warga yang berinisial H. Mengadu ke Polsek Pulau Raja menyatakan bahwa kehilangan mesin air. Karena melihat kacamata yang berada dilokasi yang diduga milik A.N di TKP. H menduga A.N yang mencuri mesin air milik nya.
Polisi menerima informasi bahwa A.N sedang berada di jembatan kembar dekat R.M status quo yang sedang menambal rongga jembatan yang sedang berlubang.
Setelah menerima laporan Si H dan Aipda Roy Gemayel dan BRIPKA Mulkan Tanjung langsung bergegas menuju jembatan status quo tersebut.
Baca Juga:
Setelah melihat oknum polisi yang mengejar mereka dan A.N pun langsung berlari ke bawah jembatan lalu terjun ke sungai dari bebatuan bawah jembatan.
H dan warga bersama oknum polisi sempat mengejar menggunakan kapal nelayan, namun A.N juga tidak menampakan diri lagi dan tenggelam.
Sampai Pukul 14.20 Wib Tim Pulau Raja Project langsung ke lokasi namun tidak ada tanda2 upaya pencarian korban, OKNUM polisi yang mengejar sengaja tidak memberi tahukan kepada internal Polsek Pulau Raja tentang tenggelamnya A.N yang mereka kejar. POLISI bertindak tanpa adanya surat laporan dan SPK.
Baca Juga:
Setelah itu kami telpon pihak SAR ternyata Mereka juga Tidak monitor tentang hal orang hanyut ini. Lalu kami telpon KAPOLSEK agar kapolsek menelpon Tim SAR Asahan. Kejadian ini jika tidak kami ketahui, maka ini senyap dan di anggap anak hilang.
Hingga kini, pihak kepolisian belum memberikan keterangan resmi. Kanit Reskrim Polsek Pulau Raja, IPTU Wanter Simanungkalit, enggan memberikan konfirmasi.
Kasus ini menimbulkan keprihatinan publik dan menjadi perhatian mengenai keselamatan warga serta prosedur penanganan oleh aparat penegak hukum.
Tags
beritaTerkait
komentar