Vickner-Wahyu Tepung Tawar 17 Orang Calon Haji Kabupaten Dairi
VicknerWahyu Tepung Tawar 17 Orang Calon Haji Kabupaten Dairi
Daerah
Batu Bara,asatupro.com-Program pembangunan Pojok Baca Digital Desa di seluruh Kabupaten Batu Bara menuai sorotan publik. Meski telah diatur melalui Peraturan Bupati (Perbup) sejak 2025 dan dibiayai melalui Bantuan Keuangan Khusus (BKK) Desa, pelaksanaannya dinilai masih menyisakan sejumlah pertanyaan, mulai dari efektivitas, keterbukaan anggaran, hingga mekanisme pengadaan.
Berdasarkan PerbupBatu Bara Nomor 39 Tahun 2025 tertanggal 24 November 2025, program ini merupakan kebijakan resmi pemerintah daerah dalam rangka meningkatkan literasi masyarakat desa melalui penyediaan fasilitas perpustakaan digital.
Regulasi tersebut menyebut perencanaan program melibatkan unsur Bupati, DPRD, Sekda, Bappelitbangda, Badan Keuangan dan Aset Daerah, Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD), camat, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD), hingga kepala desa.
Dengan adanya payung hukum tersebut, program ini seharusnya telah diketahui pemerintah desa sejak tahap perencanaan.
Baca Juga:
Kepala Dinas PMD Batu Bara, Elwadip Zamzami, membantah adanya kepala desa yang tidak mengetahui kegiatan tersebut. Ia menegaskan setiap desa wajib menganggarkan program Pojok Baca Digital melalui Perubahan APBDes (PAPBDes) sebelum pekerjaan dilaksanakan.
Terkait pembayaran, dari pagu fisik Rp15 juta, sekitar Rp13,31 juta dibayarkan kepada penyedia, sementara sisanya digunakan untuk pajak PPh dan PPN," ujarnya.
Namun demikian, sejumlah warga dan pemerhati tata kelola desa menilai penggunaan anggaran tersebut perlu dijelaskan secara lebih rinci kepada publik, terutama terkait komponen belanja dan manfaat fasilitas bagi masyarakat.
Baca Juga:
Berdasarkan pantauan di lapangan, bangunan pojok baca rata-rata berukuran sekitar 3 x 2 meter dengan tinggi sekitar 1,5 meter. Bangunan menggunakan rangka PVC dan sekat kaca serta ditempatkan di dalam kantor desa. Kondisi ini dinilai belum tentu mudah diakses oleh pelajar maupun masyarakat umum.
Selain itu, mekanisme pengadaan pekerjaan juga menjadi sorotan. Sejumlah pihak mendorong agar proses belanja desa dilakukan secara terbuka dan kompetitif guna memastikan prinsip efisiensi serta akuntabilitas anggaran publik.
Pengamat menilai keterbukaan data perencanaan, nilai kontrak, hingga evaluasi hasil program penting dilakukan untuk menghindari spekulasi publik sekaligus memastikan tujuan peningkatan literasi benar-benar tercapai.
Sebelumnya, sejumlah kepala desa yang ditemui wartawan dan meminta identitasnya tidak dipublikasikan mengaku pembangunan pojok baca digital tersebut bukan berasal dari usulan desa.
Kami tidak pernah mengajukan permohonan secara khusus. Program ini datang sebagai kebijakan yang sudah ditetapkan," ujar salah seorang kepala desa, Rabu (28/1/2026).
Para kepala desa tersebut juga menyampaikan adanya perbedaan penilaian antara besaran anggaran dengan kondisi fisik bangunan di lapangan. Bangunan pojok baca diketahui berukuran sekitar 3 meter x 2 meter dengan tinggi kurang lebih 1,5 meter, menggunakan rangka PVC dan sekat kaca, serta dibangun di dalam kantor desa.
Menurut mereka, perkiraan biaya pembangunan di lapangan berada di bawah nilai yang tercantum dalam dokumen pertanggungjawaban, yang dalam Surat Pertanggungjawaban (SPJ) tercatat sebesar Rp13.310.000 per desa.
Diketahui, dana BKK sebesar Rp15 juta ditransfer langsung ke rekening desa. Setelah pekerjaan dilaksanakan, desa melakukan pembayaran kepada pihak pelaksana sesuai nilai dalam SPJ, sementara sisa dana digunakan untuk kewajiban administrasi dan perpajakan sesuai ketentuan.
VicknerWahyu Tepung Tawar 17 Orang Calon Haji Kabupaten Dairi
Daerah
Sujahri Somar dalam Pidato Politik Dies Natalis ke72 GMNI Dukung TGPF DPR RI Usut Tuntas Kasus Andri Yunus
Nasional
Surabaya, asatupro.com PTPN III Sub Holding PTPN IV PalmCo melakukan gebrakan besar bersama kampus Institut Teknologi Sepuluh Nopember (IT
Perkebunan
FKPPI Rayon 020202 Tanjung Morawa Gelar Ramah Tamah Akhir Syawal, Santuni 200 Anak Yatim dan Janda
Daerah
Suka Makmue, asatupro.com Demi mewujudkan visi Bupati Dr. Teuku Raja Keumangan SH.MH atau yang lebih dikenal dengan nama Bupati TRK, Yusla
Ekonomi
Zuriat Kesultanan Negeri Langkat Dorong Pengembangan UMKM dan Wisata Budaya
Daerah
Medan,asatupro.comGerakan Kaya Raya Bersama Rakyat Indonesia (GKRBRI) melaksanakan kegiatan Halal Bi Halal (HBH) yang dirangkai dengan dis
Medan
Wakil Bupati Wahyu Daniel Sagala Tegaskan Komitmen Pelayanan Publik, 18 Puskesmas Dairi Resmi Terapkan BLUD
Daerah
Bupati Antar Kepergian Almarhum Kades Mbelang Malum Sunta Tutur Simorangkir
Daerah
MR KAHMI Fakultas Dakwa dan Komunikasi UIN Sumatera Utara Medan Laksanakan Seminar Nasional dan Halal Bihalal
Pendidikan