SPBU No. 14.227.331 Batang Toru "Diduga Keras Menjual BBM Solar Subsidi Ke Mafia" Penegak Hukum Diam Seribu Bahasa
SPBU No. 14.227.331 Batang Toru "Diduga Keras Menjual BBM Solar Subsidi Ke Mafia" Penegak Hukum Diam Seribu Bahasa
Hukrim
Medan,asatupro.com-Puluhan massa Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Sumatera Utara menggelar aksi unjuk rasa di Kantor PT Bank Syariah Indonesia (BSI) Medan, Senin, 24 Oktober 2025. Aksi ini menyoroti dugaan penyalahgunaan wewenang dan pemufakatan jahat diduga dilakukan oknum pejabat BSI WS dalam penyaluran pembiayaan senilai Rp 32,4 miliar kepada Koperasi Karyawan Setuju PT Asam Jawa, tahun 2016-2018.
Kordinator aksi, Ridho Pratama, dalam orasinya menyebut adanya dugaan kuat keterlibatan seorang pejabat tinggi BSI berinisial WS yang pernah menjabat sebagai Manager Area Medan Ahmad Yani BSM pada periode 2015–2018.
Menurut Ridho, skema pembiayaan tersebut diduga penuh kejanggalan dan sarat praktik melawan hukum sehingga pada akhirnya menimbulkan kerugian keuangan negara sebesar Rp 17,8 miliar. Ia mendesak aparat penegak hukum, khususnya Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara, untuk segera memanggil, memeriksa, dan menindak tegas seluruh pihak yang terlibat.
"Kami menduga ada permainan serius di internal BSI pada masa itu bernama Bank Syariah Mandiri yang dijabat WS harus diperiksa secara terbuka, karena kerugian negara mencapai miliaran bukan angka kecil. Penegak hukum jangan tutup mata," tegas Ridho di hadapan massa aksi.
Baca Juga:
HMI Sumut menilai, diduga keterlibatan WS sebagai pejabat yaitu seorang Area Manager (atau Area Coordinator) di BSI memiliki tugas penting dalam mengawasi dan mengelola operasional seluruh cabang di area yang ditentukan untuk mencapai target bisnis, termasuk pengawasan kinerja karyawan, memastikan kepatuhan terhadap peraturan bank, dan mendorong pertumbuhan penjualan produk dan jasa.
Area Manager bertindak sebagai koordinator yang memastikan setiap cabang beroperasi secara efektif, efisien, dan sesuai dengan prinsip-prinsip syariah.
"Bahhwa penyaluran pembiayaan kepada Koperasi Karyawan Setuju PT Asam Jawa, tahun 2016-2018 tersebut tidak memenuhi prinsip kehati-hatian, bahkan disinyalir dilakukan melalui persetujuan ilegal yang didorong oleh kepentingan kelompok tertentu." ungkapnya.
Massa turut membawa poster kecaman dan menyerukan agar BSI bersikap transparan sekaligus menegaskan bahwa mereka akan terus mengawal kasus ini hingga seluruh pihak yang bertanggung jawab ditetapkan sebagai tersangka.
Baca Juga:
Terpisah Siti Darojah Sri Wahyuni, Corporate Communication PT Bank Syariah Indonesia saat di konfirmasi deempatbelas.com menyebutkan, terkait dengan aspirasi yang disampaikan oleh rekan-rekan mahasiswa dari HMI, menyampai beberapa poin klarifikasi sebagai berikut.
PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) senantiasa menjunjung tinggi prinsip hukum dan perundangan serta mematuhi prinsip good corporate governance (GCG) termasuk aspek prudentialitas di dalam menjalankan bisnis dan operasional bank.
Proses penyaluran dan penyelesaian pembiayaan BSI kepada Koperasi PT Asam Jawa, dilaksanakan sesuai ketentuan. Dua pembiayaan sudah lunas dan dua fasilitas saat ini sedang dalam tahap recovery sesuai kesepakatan di mana koperasi masih memiliki i'tikad baik melakukan pembayaran untuk melunasi seluruh kewajiban dalam rangka melindungi kepentingan Bank dan stakeholder.
"Kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada mitra atas kerja sama dan komitmen yang terus dibangun dengan baik." kata Siti Darojah Sri Wahyuni, Corporate Communication PT BSI.
SPBU No. 14.227.331 Batang Toru "Diduga Keras Menjual BBM Solar Subsidi Ke Mafia" Penegak Hukum Diam Seribu Bahasa
Hukrim
Solo, asatupro.com Program ketahanan pangan dan energi berkelanjutan yang didengungkan oleh Presiden Prabowo Subianto mendapatkan dukungan
Perkebunan
Rapat Koordinasi Percepatan Dana Desa Tahap Pertama, Wakil Bupati Dairi Minta Camat dan OPD Kerja Ekstra
Daerah
10 SPPG Kabupaten Dairi Yang Telah Memenuhi Syarat menerima Sertifikat Laik Higiene Sanitasi dari Ketua Satgas MBG Dairi
Daerah
Padangsidimpuan, Asatupro.com Keluarga jurnalis yang rumahnya diduga dibakar orang tak dikenal (OTK) di Kelurahan Wek III, Kecamatan Padan
Hukrim
Kasus BBM Subsidi di Tapsel Diduga DitutupTutupi, SPBU Pemasok Belum Tersentuh Hukum
Hukrim
Bareskrim Gerebek THM New Zone di Medan, 34 Orang Diamankan Diduga Terkait Dengan Narkoba
Hukrim
Lomba Cerdas Cermat SMA SiantarSimalungun Digelar, Tanamkan Nilai Anti Korupsi Sejak Dini
Pendidikan
Bos PLN Minta Maaf, Ungkap Penyebab Listrik Padam BerjamJam di Sumatera
Nasional
LLDikti Wilayah I Raih Penghargaan Implementasi Full CMS Terbaik dari Kemenkeu RI
Pendidikan