Yayasan Nusantara Alam Abadi Dan Rel MBG Baksos Di SDN 060877
Yayasan Nusantara Alam Abadi Dan Rel MBG Baksos Di SDN 060877
Daerah
Pertama, Amalia Adininggar Widyasanti menyampaikan kuliah umum yang dihadiri oleh para mahasiswa, dan dosen di lingkungan FEB USU dan dari sejumlah universitas di Medan.
Hadir juga Sekretaris ISEI Pusat Firman Sihol Parningotan, Kepala BPS Sumut Asim Saputra, Wakil Rektor III USU Poppy Anjelisa Zaitun Hasibuan, perwakilan OJK Sumut, LPS I, Kadin Sumut.
Yang kedua, pada kesempatan yang sama, dalam acara itu Amalia Adininggar Widyasanti
melantik Pengurus Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI) Cabang Medan Koordinator Sumatera Utara (Sumut) periode 2025-2028.
Baca Juga:
Dalam kuliah umum tersebut, Amalia Adininggar Widyasanti menegaskan bahwa lembaga statistik negara tidak boleh bekerja hanya mengandalkan survei ataupun sensus.
Baca Juga:
Tetapi, kata dia, harus menuju kepada pemanfaatan big data hingga menggunakan data data administrasi lebih banyak. Hal ini nanti akan bisa mengimbangi perubahan perilaku.
Jadi, ujarnya, data dikroscek antara survei dengan data administrasi, sehingga data yang dihasilkan lebih akurat. Cara ini merupakan arahan dari pertemuan tingkat dunia.
"(Dalam menyajikan data) kami tidak mau bekerja hanya konvensional. Ini juga yang diarahkan oleh pertemuan National Statistics Office," beber Amalia Adininggar Widyasanti.
"Baik di tingkat OECD atau Organization for Economic Co-operation and Development maupun di UN atau United Nations atau Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB)," kata Amalia Adininggar Widyasanti.
Sebab, tuturnya lebih lanjut , BPS rutin ikut dan masuk dalam UN Statistics Division, serta aktif ikut di dalam pertemuan National Statistics Office se OECD dan berbagai pertemuan kepala National Statistics Office.
Dia menyebutkan dalam menghasilkan big data salah satunya pertumbuhan ekonomi, BPS menggunakan tools atau peralatan yang juga digunakan oleh para ekonom.
Namun dalam hal ini, ucapan Amalia Adininggar Widyasanti, BPS Indonesia hanya menghitung pertumbuhan ekonomi bukan melakukan proyeksi.
"BPS bukan merupakan lembaga yang melakukan proyeksi. BPS adalah lembaga yang melakukan perhitungan sesuai data yang dikumpulkan di lapangan," kata dia.
Jadi, sambungnya lagi, menghitung, mengukur (pertumbuhan ekonomi), itu beda dengan melakukan proyeksi," sebutnya.
"Kita juga menghitung PDRB di seluruh 38 provinsi. Kemudian, dilihat angka sementaranya dari PDB Nasional.
Untuk menghitung PDB, BPS menggunakan 1.058 variabel. Selain itu, dilakukan pula survei serta data data dari kementerian atau lembaga hingga hasil sensus juga digunakan sebagai pembanding.
Seperti survei tingkat hunian kamar hotel, untuk menghitung yang di dalam pariwisata. Kami juga menghitung jumlah wisatawan mancanegara dan wisatawan nusantara.
Kemudian, survei industri besar-sedang, survei produksi padi setiap bulan, produksi jagung dan lain sebagainya," papar Amalia.
Dalam kuliah umumnya, Ketua Bidang II Pengurus Pusat Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI) ini juga menyampaikan materi terkait perkembangan ekonomi Indonesia di tengah kondisi ketidakpastian global.
Di samping itu, materi tentang pergeseran pola belanja masyarakat Indonesia hingga angka kemiskinan.
Yayasan Nusantara Alam Abadi Dan Rel MBG Baksos Di SDN 060877
Daerah
Jakarta, asatupro.com Indonesia memiliki posisi yang sangat strategis sebagai produsen minyak kelapa sawit terbesar di dunia, sekaligus pe
Perkebunan
Polres Dairi Berhasil mengungkap Drama Begal Rp 297 Juta, Pelaku Diduga Terjerat Judi Online
Daerah
Lapor Pak Wali Kota Rico Waas! Dugaan Kuat Sky Cross RSIA Rosiva Murni Teguh Langgar Perda, PBG Dipertanyakan
Peristiwa
Penandatanganan Komitmen Bersama Sensus Ekonomi 2026 Kabupaten Dairi
Daerah
Sat Narkoba Polres Simalungun Terima Piagam Penghargaan dari Pemkab atas Keberhasilan Operasi Antik Toba 2026
Daerah
Ekspansi Togel di Deli Serdang Jaringan Situmorang Rambah Kawasan Padat Penduduk Perumnas dan Bangun Sari
Hukrim
Polres Pematangsiantar Gelar Pemusnahan Barang Bukti Narkotika
Hukrim
Sebut Urus Perkara di Polisi Bayar Rp25 Juta, Ketua Bobby Lovers Diduga Cemarkan Nama Baik Polri
Medan
HARI Desak Kejati dan Kejari SeIndonesia Bongkar Mafia MBG, Jangan Hanya Berhenti di Pusat
Nasional