KPPU Ingatkan Pelaku Usaha Penuhi Kewajiban Pelaporan Keterlambatan Notifikasi
Jakarta,asatupro.comKomisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) mengingatkan pelaku usaha agar memenuhi kewajiban notifikasi atas transaksi pen
Hukrim
Pihak Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Sumut pun angkat suara untuk menyikapi hal ini. KADIN Sumut bilang tersendatnya. Proses distribusi BBM berdampak langsung pada berbagai jenis industri atau usaha di Sumut.
Menurut Ketua Umum KADIN Sumut, Firsal Dida Mutyara, tersendatnya distribusi BBM berdampak langsung pada logistik, industri, UMKM, dan pertanian.
"Bahkan pelayanan kesehatan dan aktifitas masyarakat sehari-harinya menjadi terganggu. Bagi pelaku usaha di Sumut, BBM bukan sekadar komoditas, melainkan urat nadi distribusi logistik dan penggerak roda ekonomi daerah," kata Dida.
"Ketika BBM langka, yang macet bukan hanya kendaraan. Rantai pasok bahan pokok, biaya produksi, dan mobilitas usaha ikut terganggu. Ini ancaman serius bagi iklim usaha di Sumut," ujar pria yang dipercaya sebagai Konsul Kehormatan Kerajaan Belanda untuk Sumut ini.
Baca Juga:
Dia bilang, KADIN Sumut mencatat antrian truk, mobil dan sepeda motor panjang di SPBU, diberbagai daerah, khususnya di kota Medan, telah membuat lajur lalu lintas menjadi macet total.
Hal ini tentunya dapat berdampak pada perputaran ekonomi, karena antrian yang begitu panjang terkadang menjadi pemicu membuat keterlambatan distribusi barang sampai ke tujuan.
"Selain itu masyarakat jadi enggan beraktifitas keluar rumah," sambung Dida lagi.
Baca Juga:
Dia bilang, seharusnya Pertamina bisa memahami, bahwa kelangkaan BBM memiliki dampak sistemik kepada sektor-sektor lain.
Misalnya distribusi logistik yang akan terganggu hingga berpengaruh pada harga-harga di lapangan.
Kenaikan harga bahan pokok karena kelangkaan BBM bisa memicu laju percepatan inflasi. Di lapangan, UMKM menjadi pihak paling terdampak.
Pelaku usaha khawatir kondisi ini dapat membuat usaha kecil menengah "kolaps" jika terus berulang. Ujar Dida Mutyara.
Rekomendasi Dunia Usaha Merespons kondisi tersebut, dunia usaha di Sumut mendorong beberapa langkah strategis seperti penguatan mitigasi dan jalur alternatif.

Dunia usaha meminta pemerintah dan Pertamina mengelola informasi secara hati-hati untuk mencegah panic buying yang memperparah kelangkaan.
Koordinasi lintas sektor diperlukan sinergi antara Kementerian ESDM, aparat penegak hukum, dan pemerintah daerah untuk memastikan distribusi BBM lancar.
"KADIN selaku wadah dunia usaha, siap bersinergi dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) dan seluruh pemangku kepentingan untuk menjaga stabilitas pasokan BBM ke SPBU-SPBU," saran Firsal Ferial Mutyara.
"Dunia usaha butuh kepastian agar roda ekonomi Sumut tetap berjalan dengan baik dan sebagaimana mestinya," tutup Firsal Ferial "Dida" Mutyara.
Jakarta,asatupro.comKomisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) mengingatkan pelaku usaha agar memenuhi kewajiban notifikasi atas transaksi pen
Hukrim
Polemik Arena Diduga sabung ayam di Galang Memanas, Publik Tantang Ketegasan Satreskrim Polresta Deli Serdang
Nasional
Kapolres Karo Diminta Evaluasi Kapolsek Tiga Panah Beserta Jajaran Diduga Tak Mampu Tutup Judi Disebut Milik "Danru"
Hukrim
Perkuat Pembinaan Kerohaniaan, Lapas Bangkinang Tanamkan Nilai Keimanan dan Kebaikan
Daerah
KPK Bersurat ke Panglima TNI Terkait Kasus Korupsi Dana Bencana BNPB yang Libatkan Prajurit Aktif
Nasional
Polsek Jajaran seRohul Gelar Subuh Keliling, Ajak Masyarakat Jaga Kamtibmas
Daerah
Medan, asatupro.com Sebanyak 445 mahasiswa Institut Teknologi Sawit Indonesia (ITSI) Medan telah diwisuda dan sah menjadi sarjana, termasu
Perkebunan
Evaluasi Kinerja, Kalapas Pasir Pangarayan Pimpin Rapat Pejabat Struktural
Daerah
Perkuat Keamanan dan Pendekatan Humanis, Kakanwil Ditjenpas Riau Sapa Warga Binaan Rutan Dumai
Daerah
Medan, asatupro.com Momen proses wisuda 445 mahasiswa dan mahasiswi Institut Teknologi Sawit Indonesia (ITSI) Medan di Tiara Convention Ce
Perkebunan