Kamis, 22 Oktober 2026
HUT TNI KE 81

Perkuat Kualitas Pendataan, BPS Medan Latih Petugas Sensus Ekonomi

Hendrik Hutabarat - Rabu, 03 Juni 2026 09:33 WIB
Perkuat Kualitas Pendataan, BPS Medan Latih Petugas Sensus Ekonomi
Dok. BPS kota Medan
BPS kota Medan menggelar pelatihan bagi para peserta yang terkait dengan kegiatan sensus ekonomi 2026.
Medan, asatupro.com – Demi memperkuat kualitas pendataan, Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Medan melatih seluruh petugas sensus ekonomi 2026 melalui metode blended learning, yaitu di dalam dan luar ruangan.

Pembukaan pelatihan itu digelar BPS Medan dalam sebuah acara "Pelatihan Petugas Sensus Ekonomi 2026 (SE2026)", Selasa (2/6/2026), dan dilakukan sebagai bagian dari persiapan pelaksanaan Pendataan Lengkap Sensus Ekonomi 2026 di Kota Medan.

Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala BPS Provinsi Sumatera Utara (Sumut), Asim Saputera SST M.Ec.Dev, serta sejumlah pemangku kepentingan atau stakeholder di kota Medan, seperti Sekretaris Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Medan Budi Hariono SSTP MAP, dan dari Bidang Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan.

"Peserta pelatihan dalam acara itu dilatih oleh para instruktur daerah," kata Kepala BPS Kota Medan, Hafsyah Aprillia SSi M.Si, saat menyampaikan laporan dalam acara itu

Baca Juga:

Hafsyah Aprillia menyampaikan bahwa pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman petugas terhadap standar operasional prosedur (SOP) Pendataan Lengkap SE2026, memperkuat penguasaan metodologi.

"Juga konsep dan definisi, manajemen lapangan, serta penggunaan aplikasi pendataan yang digunakan dalam pelaksanaan sensus," sambung Hafsyah Aprillia lagi.



Baca Juga:

Pihaknya berharap pelatihan itu mampu menghasilkan petugas lapangan yang profesional dan kompeten dalam mengumpulkan data ekonomi yang berkualitas.


Kata dia, pelatihan menggunakan metode blended learning yang mengombinasikan pembelajaran mandiri melalui Massive Open Online Course (MOOC) dan pembelajaran klasikal secara tatap muka.

Pembelajaran mandiri dilaksanakan selama tiga hari sebelum pelatihan klasikal, sedangkan pelatihan tatap muka berlangsung selama tiga hari untuk setiap gelombang pelatihan yang diselenggarakan pada tanggal 2 hingga 10 Juni 2026.

Secara keseluruhan, pelatihan diikuti oleh 1.712 peserta. Peserta terdiri atas petugas lapangan, instruktur daerah, peserta sit in, dan panitia penyelenggara.

Untuk mendukung proses pembelajaran, BPS Kota Medan melibatkan 20 instruktur daerah yang terdiri atas 5 orang dari BPS Sumut dan 15 orang dari BPS Kota Medan.

"Para instruktur telah dipersiapkan untuk memberikan pembelajaran dan pendampingan secara optimal kepada seluruh peserta," tegas Hafsyah Aprillia.

Kepada sejumlah wartawan, Hafsyah Aprillia menjelaskan bahwa metode dan waktu pembelajaran pelatihan yang dilaksanakan secara blended learning terdiri atas beberapa tahapan.




"Yakni pembelajaran mandiri (MOCC) dan dilaksanakan selama tiga hari sebelum pelatihan klasikal sebagai sarana pembekalan awal peserta," katanya.


Lalu, sambungnya, pembelajaran klasikal tatap muka (Offline), dilaksanakan selama tiga hari untuk setiap gelombang pelatihan, mulai tanggal 2 sampai 10 Juni 2026.

"Melalui semua metode ini diharapkan peserta memiliki pemahaman awal yang memadai sebelum mengikuti pembelajaran tatap muka secara intensif," tegas Hafsyah Aprillia selaku Kepala BPS kota Medan.

Sumber
:
Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Anggaran UHC Capai Ratusan Miliar, Zulkarnaen Minta Rumah Sakit Tak Tolak Warga Medan
Zulkarnaen SKM Beri Umrah Gratis kepada Tujuh Warga Medan di HUT Prabowo
Diduga Terlibat Jual-Beli Proyek & Fee 10%, GMPET-SU Desak Wali Kota Medan Copot Kadis SDABMBK dan Minta APH Tangkap Oknum FR
Dugaan Jual Beli Jabatan Kasubbag TU Kemenag Medan Disorot, Forum Warga Bersatu Desak Klarifikasi dan Pemeriksaan
Penerbitan NPWPD Parkir Mr DIY William Iskandar Disorot, Bapenda Medan Diminta Beri Penjelasan
Trotoar dan Parit Diduga Jadi Area Parkir Mr. DIY William Iskandar, Bapenda Medan Diminta Beri Penjelasan
komentar
beritaTerbaru