Misteri Mangkraknya Laporan Penganiayaan di Polsek Patumbak: Tiga Kali Ganti Kapolsek, Nasib Korban Tetap Menggantung
Misteri Mangkraknya Laporan Penganiayaan di Polsek Patumbak Tiga Kali Ganti Kapolsek, Nasib Korban Tetap Menggantung
Peristiwa
Pembelajaran mandiri dilaksanakan selama tiga hari sebelum pelatihan klasikal, sedangkan pelatihan tatap muka berlangsung selama tiga hari untuk setiap gelombang pelatihan yang diselenggarakan pada tanggal 2 hingga 10 Juni 2026.
Secara keseluruhan, pelatihan diikuti oleh 1.712 peserta. Peserta terdiri atas petugas lapangan, instruktur daerah, peserta sit in, dan panitia penyelenggara.
Untuk mendukung proses pembelajaran, BPS Kota Medan melibatkan 20 instruktur daerah yang terdiri atas 5 orang dari BPS Sumut dan 15 orang dari BPS Kota Medan.
Baca Juga:
"Para instruktur telah dipersiapkan untuk memberikan pembelajaran dan pendampingan secara optimal kepada seluruh peserta," tegas Hafsyah Aprillia.
Kepada sejumlah wartawan, Hafsyah Aprillia menjelaskan bahwa metode dan waktu pembelajaran pelatihan yang dilaksanakan secara blended learning terdiri atas beberapa tahapan.
Baca Juga:
Misteri Mangkraknya Laporan Penganiayaan di Polsek Patumbak Tiga Kali Ganti Kapolsek, Nasib Korban Tetap Menggantung
Peristiwa
Pemuda Muhammadiyah Sumatera Utara Desak Investigasi Menyeluruh Atas Kebakaran PT EVYAP
Peristiwa
PBLKP Gelar Festival Cipta Lagu Pakpak 2026, Jaga Warisan Budaya Suku Pakpak
Daerah
Polda Sumut Bongkar Scam Berbasis Telegram, Tiga Korban Rugi Rp19,79 Juta
Medan
Perubahan KUAPPAS APBD 2026 Dairi Disepakati, Jadi Pedoman RKASKPD
Daerah
Jangan Takut Bermimpi Besar, Pesan Bupati Dairi Untuk Mahasiswa Rantau
Daerah
Nyaris Terbang ke Jakarta, 928 Gram Sabu Diselipkan di Selangkangan Digagalkan di Bandara Kualanamu
Hukrim
Diduga Gudang "Siong" Andre Sinaga Kebal Hukum!, Limbah Solar Cemari Parit Warga & Isu "Setoran" ke APH Mencuat
Hukrim
DPP HARI Soroti Keracunan Massal Siswa di Sidoarjo, Desak Kepala BGN Benahi Standar Higienitas Dapur SPPG
Nasional
Medan,asatupro.comKandidat Ketua Umum MD KAHMI Medan, Ansor Harahap mengatakan dirinya siap merawat nilainilai rumah besar KAHMI jika terp
Medan