HUT ke-62 Golkar, Andar Amin Harahap Ajak Kader Lebih Dewasa dan Pro-Rakyat, 17 Daerah Tunggu Diskresi Ketum
HUT ke62 Golkar, Andar Amin Harahap Ajak Kader Lebih Dewasa dan ProRakyat, 17 Daerah Tunggu Diskresi Ketum
Politik
Dalam keseharian, persaingan sehat tampak ketika UMKM mendapatkan akses platform digital yang adil (akses pasar), konsumen memperoleh produk berkualitas dengan harga bersaing, dan inovator mendapat insentif untuk berinvestasi tanpa takut dipersaingi dengan praktik curang.
"Persaingan yang sehat adalah budaya ekonomi yang memberi pilihan, menurunkan harga, dan mendorong inovasi demi kesejahteraan publik. Kami berkomitmen memperkuat penegakan dan edukasi agar nilai persaingan sehat dapat dirasakan dari pasar tradisional hingga platform digital", ujar Ifan, sapaan akrab Ketua KPPU.
KPPU juga menegaskan bahwa persaingan sehat hadir dalam keseharian kita. Konsumen kini memiliki lebih banyak pilihan produk berkualitas dengan harga kompetitif. Pelaku UMKM menemukan ruang untuk tumbuh melalui inovasi produk dan pemasaran digital. Perusahaan besar terdorong untuk meningkatkan efisiensi dan layanan untuk mempertahankan relevansi mereka di tengah pasar yang dinamis.
Baca Juga:
Untuk itu, KPPU berkomitmen untuk melakukan berbagai aksi, yakni:a. Perluasan program edukasi publik tentang hak dan etika dalam persaingan (melalui program nasional bersama kementerian terkait).b. Kolaborasi KPPU dengan kementerian/lembaga daerah untuk memperkuat kemitraan dan mempermudah akses pasar UMKM.c. Percepatan penyelesaian perkara dan diseminasi putusan agar efek jera jelas dirasakan.d. Penyusunan kode etik atau panduan persaingan sektoral dan mekanisme dialog berkala antara regulator dengan asosiasi dan platform digital.
KPPU mengggarisbawahi bahwa Hari Persaingan Usaha merupakan momentum penting bagi semua pihak. Untuk masyarakat umum, hari ini adalah momentum nasional untuk merayakan dan memahami pentingnya persaingan sehat dalam kehidupan kita. Bagi pelaku usaha, ia adalah komitmen bersama menjaga level playing field.
Sementara buat pemerintah, hari ini adalah pengingat bahwa kebijakan publik harus pro-kompetisi."Mari kita jadikan Hari Persaingan Usaha sebagai momentum penting bagi kita semua untuk merenungkan nilai fundamental yang memajukan ekonomi dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, yakni persaingan yang sehat. Persaingan sehat bukan hanya soal aturan semata, tetapi menjadi budaya yang mendorong inovasi, produktivitas, pilihan konsumen yang lebih baik, serta akses yang adil ke pasar bagi pelaku usaha besar maupun UMKM", ujar Ifan.
Baca Juga:
Untuk itu, menyambut Hari Persaingan Usaha, KPPU mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk menggelorakan budaya persaingan sehat dalam setiap aspek ekonomi dan kehidupan sehari-hari, sehingga manfaat persaingan dapat dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat Indonesia.**
HUT ke62 Golkar, Andar Amin Harahap Ajak Kader Lebih Dewasa dan ProRakyat, 17 Daerah Tunggu Diskresi Ketum
Politik
Golkar Sumut Siap Bersinergi dengan Kapolda Baru, Tegaskan Pemberantasan Narkoba Jadi Prioritas
Politik
Ziarah HUT ke62 Golkar, Andar Amin "Pengorbanan Pahlawan Harus Diwujudkan Lewat Karya Nyata"
Politik
Cegah Judi Online dan Penipuan Online, Sat Binmas Polres Dairi Edukasi Warga di Stasiun PT Sepadan Sidikalang
Daerah
Akses Pendidikan Tak Boleh Terhambat Jarak, GEMADOR Apresiasi Bantuan Enam Bus Perintis Sekolah Gratis di Kecamatan Dolok Padang Lawas Utara
Daerah
Hakim PN Medan "Absen Lagi Dalam Persidangan Ada Konsekuensi Hukum"
Hukrim
Kerja Keras Berbuah Penghargaan, 4 Posyandu di Dairi Dinobatkan Sebagai Yang Terbaik
Daerah
Kapolri Jenderal Suyudi Tegaskan Tak Ada Kompromi bagi Pelaku Kejahatan dan Bekingnya
Nasional
Simalungun,asatupro.comKomisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) melakukan kunjungan dan diskusi dengan PT Kawasan Industri Nusantara (KINRA)
Ekonomi
Tingkatkan Kompetensi Petugas, Lapas Pasir Pangarayan Ikuti Bimtek Supervisi Asesor dan Sosialisasi Pembekalan Petugas Pos Bapas
Daerah