Minggu, 03 Mei 2026

Inflasi di Sumut Masih Tinggi, BPS Ungkap Penyebabnya

Hendrik Hutabarat - Selasa, 04 November 2025 10:47 WIB
Inflasi di Sumut Masih Tinggi, BPS Ungkap Penyebabnya
Hendrik
Kepala BPS Sumut, Asim Saputra, memaparkan inflasi di Provinsi Sumatera Utara (Sumut) untuk periode Oktober 2025.

Menurutnya, komoditas yang dominan memberikan andil/sumbangan inflasi yoy pada Oktober 2025 antara lain, cabai merah, emas perhiasan, ikan dencis, beras, bawang merah.

"Ada juga ikan tongkol atau ikan ambu-ambu, daging ayam ras, wortel, kelapa, serta di kebutuhan pendidikan atau akademi atau perguruan tinggi," sambung Asim Saputra kembali.

Selain itu juga pada ikan kembung/ikan gembung/ikan banyar/ikan gembolo/ikan aso-aso, cabai hijau, sigaret kretek mesin (SKM), dan sigaret kretek tangan (SKT).

"Plus minyak goreng, pemeliharaan atau service, telur ayam ras, mie, kontrak rumah, dan kentang," tambah Asim Saputra.

Baca Juga:

Sementara, tingkat deflasi bulanan atau month to month (mtm) Provinsi Sumut Oktober 2025 tercatat sebesar 0,20 persen dan tingkat inflasi year-to-date (ytd) sebesar 3,39 persen

Komoditas yang dominan memberikan andil/sumbangan deflasi mtm pada Oktober 2025 antara lain, bawang merah, cabai rawit, beras, cabai hijau, kacang panjang, kol putih/kubis, sawi putih/pecay/pitsai.

Baca Juga:
Sumber
:
Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Dibimbing BPS, Ratusan Mahasiswa Statistik Data Wilayah Terdampak Bencana Alam
Tandatangani MoU, Kementerian ESDM dan BPS Sepakati Penyediaan Data Penerima Subsidi Sektor Energi
Terungkap Penyebab Lonjakan Inflasi Sumut September 2025, Pengamat Sarankan Begini!
Inflasi di Sumut Lebih Tinggi dari Pertumbuhan Ekonomi
BUMD Jakarta, BPS, dan KADIN Sumut Lakukan Pertemuan
Tampil di FEB USU, Ini yang Dilakukan Kepala BPS Indonesia
komentar
beritaTerbaru