Senin, 27 Juli 2026
LEBARAN HAJI 1447 H

Pemuda Erik Pasaribu Apresiasi DPRD Tapteng Soroti Bupati Dengan Janji "Naik Kelas" Yang Mandek

Redaksi - Sabtu, 30 Agustus 2025 11:05 WIB
Pemuda Erik Pasaribu Apresiasi DPRD Tapteng  Soroti Bupati Dengan Janji "Naik Kelas"  Yang Mandek
Tokoh pemuda Tapanuli Tengah, Erik Firmansyah Pasaribu, memberikan apresiasi tinggi kepada Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tapanuli Tengah (Tapteng)

Tapanuli Tengah,asatupro.com-Tokoh pemuda Tapanuli Tengah, Erik Firmansyah Pasaribu, memberikan apresiasi tinggi kepada Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tapanuli Tengah (Tapteng) yang dinilai bekerja optimal menyerap aspirasi dan permasalahan masyarakat. Menurutnya, DPRD telah menjalankan fungsi legislasi, anggaran, dan pengawasan dengan baik.

"DPRDTapteng patut diapresiasi karena telah menunjukkan kinerja yang baik dan cepat tanggap terhadap berbagai persoalan di tengah masyarakat," ujar Erik, Sabtu (30/8).

Erik menegaskan DPRDTapteng sepenuhnya mendukung program Bupati Masinton Pasaribu, termasuk kebijakan open bidding, peningkatan kesejahteraan pegawai, reformasi birokrasi, dan pemberantasan destructive fishing. Namun, ia menyayangkan sikap Bupati Masinton yang dinilai kurang membangun komunikasi dengan DPRD.

"Dalam beberapa rapat penting DPRD, Bupati Tapteng sering tidak hadir. Saya jadi bertanya, sebenarnya beliau kepala daerah atau anggota DPR?," sindir Erik.

Baca Juga:

Erik membeberkan sejumlah agenda penting yang tak dihadiri Bupati Masinton, di antaranya rapat paripurna mendengarkan pidato Presiden Prabowo, rapat pembahasan RPJMD, hingga RDP. Bahkan dalam beberapa kesempatan, rapat DPRD hanya dihadiri OPD dan perangkat kelurahan.

Lebih lanjut, Erik juga mengkritisi konser yang digelar Pemkab Tapteng dengan anggaran sebesar Rp3 miliar tanpa persetujuan DPRD. "Seharusnya setiap anggaran besar dibahas dan disetujui legislatif terlebih dahulu. Ini jelas bertentangan dengan arahan Presiden Prabowo tentang efisiensi anggaran," tegasnya.

Erik mengingatkan bahwa Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah menegaskan DPRD sebagai mitra sejajar kepala daerah dalam penyelenggaraan pemerintahan. Ia pun mempertanyakan realisasi slogan "Tapteng Naik Kelas" yang diusung Bupati Masinton.

Baca Juga:

"Naik kelas dalam hal apa? Sampai sekarang belum ada pembangunan maupun kebijakan nyata. Program beasiswa malah dihentikan, sementara masalah daerah banyak yang belum terselesaikan. Bupati pun lebih sering berada di luar kota," ungkapnya.

Tokoh muda itu juga menuntut Bupati Masinton Pasaribu menepati janji kampanye, seperti pembangunan eskalator, rumah sakit, lahan untuk Lapas Kelas III Barus, serta peningkatan akses kesehatan.

"Semoga semua janji kampanye segera terealisasi agar masyarakat benar-benar merasakan pemerataan pembangunan, bukan sekadar slogan," tutup Erik Pasaribu.

Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Reza-Fikri Gedor Kementerian, Dugaan Pencemaran PT Indofarm dan Kinerja DLH Jadi Sorotan Keras
Kuasa Hukum Antonius Devolis Tumanggor Tegaskan Hormati Proses Hukum, Ajak Publik Junjung Asas Praduga Tak Bersalah
Muhammad Fajar dan Wakil Ketua DPRD Kompak Berkelit "Amplop Terbang" Urusan Internal, Rekomendasi BK Tak Kunjung Dilaksanakan.
Buat Kegaduhan Di Ruang Publik, Tokoh Pemuda dan Mahasiswa Palas Minta Rezki Hasibuan Ditangkap
Keluhkan Banjir, Warga Sempakata Curhat ke Wong Chun Sen Tarigan
Sekwan Diduga Asbun Soal Proyek Swakelola DPRD Padangsidimpuan,  Jawaban Berubah-ubah Usai Pintu Kamar Mandi Dipotong Agar Muat
komentar
beritaTerbaru