Sabtu, 18 April 2026
Selmat Idul Fitri 1447 Hijriah

Pemerintah Aceh Teken MoU Dengan Flora Agung Grup, Siap Bangun Pabrik Minyak Goreng

Pemerintah Aceh
Kasmanudin - Rabu, 28 Mei 2025 00:00 WIB
Pemerintah Aceh Teken MoU Dengan Flora Agung Grup, Siap Bangun Pabrik Minyak Goreng
Gubernur Aceh Muzakir Manaf didampingi Plt. Sekda Aceh, M. Nasir S.IP, MPA, foto bersama usai menandatangani nota kesepahaman (MoU) antara Pemerintah Aceh dengan PT Flora Agung Grup terkait kerjasama pada sektor strategis, seperti perkebunan, peternakan, perikanan, dan industri lainnya, di Meuligoe Gubernur Aceh, Banda Aceh, Selasa, (27/5/2025).
Banda Aceh,asatupro.com – Pemerintah Aceh resmi menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan PT Flora Agung Grup dalam acara yang digelar di Meuligoe Gubernur Aceh, Selasa, 27 Mei 2025.

Penandatanganan ini dilakukan langsung oleh Gubernur Aceh, Muzakir Manaf (Mualem), didampingi Pelaksana Tugas Sekretaris Daerah Aceh, M. Nasir, serta dihadiri oleh sejumlah kepala Satuan Kerja Perangkat Aceh (SKPA) dan pejabat biro terkait.

Dari pihak perusahaan, hadir CEO PT Flora Agung Grup, Ivansyah, beserta jajaran direksi lainnya. Kesepakatan ini menandai dimulainya kerja sama penting antara Pemerintah Aceh dan sektor swasta dalam upaya mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui pengembangan sektor industri dan agribisnis.

Dalam sambutannya, Gubernur Mualem menyambut baik kesepakatan ini dan menekankan pentingnya komitmen dalam merealisasikan kerja sama tersebut.

Baca Juga:

"Pada prinsipnya kami sangat mendukung kerja sama ini demi kemajuan pembangunan Aceh. Kami berharap komitmen dari pihak perusahaan benar-benar diwujudkan dalam bentuk aksi nyata," ujar Mualem.

CEO Flora Agung Grup, Ivansyah, menyampaikan bahwa MoU ini merupakan langkah awal untuk pengembangan berbagai sektor penting di Aceh, terutama industri pengolahan hasil perkebunan, peternakan hingga perikanan.

Salah satu program yang akan dieksekusi dalam kerja sama ini adalah pembangunan pabrik kilang (refinery) untuk mengolah kelapa sawit mentah (CPO) menjadi produk minyak goreng dengan merek lokal berlabel Aceh. Ivansyah menilai potensi sektor sawit di Aceh sangat besar, namun belum tergarap optimal.

Baca Juga:

"Kami melihat peluang besar di Aceh untuk mengembangkan industri pengolahan sawit. Hingga saat ini, belum ada pabrik di Aceh yang mengolah CPO menjadi minyak goreng siap konsumsi. Ini akan menjadi langkah awal menuju kemandirian industri daerah," ujar Ivansyah.

Ia juga menambahkan bahwa PT Flora Agung Grup merupakan perusahaan yang bergerak di berbagai sektor strategis seperti perkebunan, peternakan, perikanan, serta industri pengolahan. Pihaknya berkomitmen untuk berinvestasi secara berkelanjutan di Aceh dan mendukung pembangunan ekonomi lokal berbasis sumber daya alam daerah.

Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Mualem Terima Bantuan dari PMI Nasional, Diserahkan Langsung oleh Jusuf Kalla
Gubernur Aceh Mualem Tinjau Tempat Pengungsi Korban Banjir di Sawang Aceh Utara
Gubernur Aceh Perpanjang Tanggap Darurat Bencana Hingga 22 Januari 2026
Mualem Serahkan Usulan Pembangunan Terowongan Geurutee ke Menteri PPN/Bappenas
Sengketa 4 Pulau Selesai, Ketua PSI Sumut: Jangan Ada Lagi Ribut-Ribut
Gubernur Aceh Hadiri International Conferenceon Infrastructure di Jakarta
komentar
beritaTerbaru