Pasalnya pihak perwakilan masyarakat kontrayang sudah ditunjuk saat rapat konsultasi publik tidak hadir di Pantai Teluk Uber Sungailiat.
Padahal pihak konsultan dan perusahaan sudah menyiapkan kapal survei di dermaga.Pantauan di lokasi terlihat sudah hadir perwakilan konsultan
Amdal, Direktur
PT BBE dan staf, HNSI Kabupaten Bangka, Babinkamtibmas, Kaling Teluk Uber, masyarakat pro, serikat nelayan dan ada 2 nelayan kontra namun tidak mewakili sesuai kesepakatan saat konsultasi publik lalu, yakni Ketua RT 01 dan Ketua RT 02, perwakilan tokoh masyarakat.Direktur
PT BBE, Nola Sari mengatakan pihaknya sudah berkomitmen dan berniat baik untuk melakukan survei ulang penentuan titik koordinat sesuai hasil rapat konsultasi publik.
Baca Juga:
"Sesuai hasil pertemuan rapat konsultasi publik ada 10 perwakilan masyarakat dan ormas yang dipilih untuk melakukan survei ulang ini, namun tidak lengkap hadir sehingga dibatalkan dan dijadwalkan ulang pada 30 Oktober 2024 mendatang," katanya. (Edw)
Sumber
: PT Berkah Bermuda Energi
Tags
beritaTerkait
komentar