Kata dia, insan BPS Sumut harus membangun sinergi dan koordinasi dalam mengevaluasi hasil pelaksanaan SEP 2024 untuk mendukung perumusan kebijakan pertanian yang tepat sasaran.
"Pastikan seluruh proses administrasi kegiatan dan keuangan pelaksanaan SEP agar akuntabel dan bisa terdokumentasi dengan baik," tutur Asim Saputra berharap.
Ia menjelaskan SEP 2024 merupakan. Kelanjutan dari ST 2023, dan menyediakan data untuk menjawab tantangan pertanian berkelanjutan dan peningkatan kesejahteraan petani.
"Ada rekomendasi dari Global Strategy to Improve Agricultural and Rural Statistics (GSARS) yang berada di bawah naungan lembaga food and agriculture organization (FAO) terkait pelaksanaan sensus dan survei pertanian secara terintegrasi," ungkapnya.
Baca Juga:
Kata dia, di dalam Global Strategy FSO tersebut terdapat kewajiban pemenuhan minimum set of core data untuk kompilasi statistik pertanian global.
"Termasuk memenuhi kebutuhan data perencanaan kebijakan pembangunan pertanian dan membantu memonitor SDGs Pertanian melalui penyediaan indikator SGDs," tutur Asim Saputra lagi.
Di samping itu, Asim juga bilang kalau sektor pertanian berbasis SDGs indikator atau farm-based SDGs indicator harus berstandar global, dan melalui SEP diharapkan dapat diketahui kesejahteraan petani.
Baca Juga:
Informasi yang diperoleh dari SEP 2024 ini, kata dia, yakni untuk mendapatkan informasi terkait karakteristik unit usaha pertanian, pendapatan dari kegiatan pertanian.
Editor
: Hendrik Hutabarat
Tags
beritaTerkait
komentar