Jakarta, asatupro.com - Pada semester I (
Januari - Juni) 2026 Subholding
PTPN IV PalmCo yang merupakan bagian dari PTPN III, berhasil meraup cuan atau laba dalam jumlah yang banyak.
"Kinerja keuangan kami terus melesat dan menunjukkan tren pertumbuhan yang agresif pada pertengahan tahun ini," terang Jatmiko Krisna Santosa selaku Direktur Utama (Dirut) PalmCo dalam keterangan resmi kepada sejumlah media, Jumat (24/7/2026).
Dia menyebutkan, sepanjang Semester I 2026, entitas subholding BUMN perkebunan ini berhasil mengantongi laba bersih konsolidasian atau yang belum teraudit sebesar Rp 3,23 triliun.
Angka tersebut, sambungnya lagi, tumbuh hingga 54 persen secara tahunan atau year-on-year (YoY) dibandingkan periode yang sama tahun 2025 lalu.
Baca Juga:
Pihaknya melihat kenaikan bottom line di pertengahan tahun ini sejalan dengan pencapaian pendapatan perusahaan yang menembus Rp 23,41 triliun, atau tumbuh 11 persen secara YoY.
Kalau, dari mana cuan itu bisa bertambah dalam jumlah banyak? Kata Jatmiko Krisna Santosa, penjualan dari minyak sawit mentah atau crude palm oil (CPO) tetap menjadi tulang punggung utama dengan kontribusi mencapai Rp 19,36 triliun.
"Dan hal ini pun terdorong oleh tren positif pada volume penjualan CPO di pasar domestik maupun penetrasi di pasar global," ujarnya kembali
Baca Juga:
Dia menjelaskan, sepanjang Semester I terjadi penguatan harga jual rata-rata CPO yang menyentuh Rp 15.034 per kilogram (Kg) atau 6 persen di atas periode yang sama tahun lalu.
"Situasi ini membuat PalmCo dapat memaksimalkan momentum tersebut melalui peningkatan volume penjualan CPO dan efisiensi biaya yang berkelanjutan," kata Jatmiko Krisna Santosa.
Selain itu, pihaknya pun berhasil melakukan pengendalian biaya, namun di saat yang sama mampu melakukan peningkatan produksi menjadi tulang punggung perusahaan.
Tags
beritaTerkait
komentar