Selasa, 30 Juni 2026
LEBARAN HAJI 1447 H

Sawit Jadi Primadona, Kadin Sumut dan Kadin Mogilev Belarus Sepakati Banyak Hal

Hendrik Hutabarat - Selasa, 30 Juni 2026 18:18 WIB
Sawit Jadi Primadona, Kadin Sumut dan Kadin Mogilev Belarus Sepakati Banyak Hal
Dok. Kadin Sumut
Kadin Sumatera Utara (Sumut) dan Kadin kota Mogilev, Belarus, menyepakati berbagai hal tentang industri dan perdagangan, termasuk minyak sawit.
Jakarta, asatupro.com - Berbagai produk turunan kelapa sawit seperti minyak sawit mentah atau crude palm oil (CPO) dan produk turunan lainnya menjadi salah satu primadona dari perbincangan dan kesepakatan dagang antara para pengurus Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Sumut dan Kadin kota Mogilev, Belarus.

Sekadar informasi, kota Mogilev atau yang dikenal juga dengan nama Mahilioŭ atau Mahilyow, merupakan ibukota dari Provinsi Mahilyow.

Kota ini dikenal juga dengan sebutan Mogilev Oblast, letaknya di bagian timur Belarus atau dekat perbatasan dengan negara Republik Federasi Rusia yang dipimpin oleh Presiden Vladimir Putin.

Kesepakatan antara Kadin Sumut dan Mogilev, berdasarkan keterangan resmi yang diterima para wartawan di Medan, ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kesepemahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) di Jakarta, Selasa (30/6/2026).

Baca Juga:

Firsal Ferial Mutyara dan Mikhael Miatlikov yang menjadi pimpinan dari Kadin Sumut dan Mogilev meneken MoU itu dan disaksikan oleh banyak pihak terkait.

Seperti Wakil Ketua Umum Koordinator Bidang Luar Negeri Kadin Indonesia James Riady, Ketua Umum Belarusian Chamber of Commerce and Industry Miatlikov Mikhael, Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, serta Wakil Perdana Menteri Republik Belarus Viktor Karankevich.

Kehadiran para pejabat dan pimpinan dunia usaha dari kedua negara tersebut menegaskan kuatnya komitmen Indonesia dan Belarus dalam mempererat hubungan ekonomi, perdagangan, investasi, dan kerja sama strategis yang saling menguntungkan.

Baca Juga:

Kesepakatan ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat hubungan perdagangan, investasi, dan kerja sama ekonomi antara Republik Indonesia, khususnya Sumatera Utara, dengan Republik Belarus.

Selain produk berbasis kelapa sawit, kedua pihak sepakat membangun kemitraan yang saling menguntungkan guna membuka peluang bisnis yang lebih luas bagi pelaku usaha di kedua negara.

Kerjasama tersebut dilandasi semangat mempererat hubungan komersial dan ekonomi melalui peningkatan jejaring bisnis, promosi perdagangan, serta perluasan akses investasi.

Sumber
:
Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Rekam Jejak Hitam Martogi br Sinaga, Sosok yang Sering Mengklaim Hak Orang Lain dan Membuat Kegaduhan
Klarifikasi Tegas Jefrey Agutono Ariska: Video Viral "TNI Curi Lembu Janda" di Labuhanbatu Adalah Fitnah dan Hoaks Terstruktur!
Lintas 98 Sumut: Kepemimpinan Presiden Prabowo Dinilai Mulai Mengarahkan Demokrasi Menuju Pemerataan Kesejahteraan
‎Imigrasi Sumut Diduga "Main Mata" dengan WNA Singapura Pemasok Bahan Baku Vape Narkoba, Wartawan "Pilihan" Dijejali Kegiatan Tertutup di Hotel Mewah
Kapolrestabes Medan Arahkan Personel Tetap Humanis dalam Pengamanan Aksi KBMN di DPRD Sumut
Oknum Mafia BBM Dugong Bebas Beroperasi Sedot Solar, Klaim Sudah “Setor” ke Dirkrimsus dan Kapolrestabes Medan
komentar
beritaTerbaru