Kamis, 27 Agustus 2026
HUT INDONESIA KE 81

Ambruk ke Rp 14.800-an Harga CPO Hasil Tender PT KPBN Periode 21 November 2024

Hendrik Hutabarat - Kamis, 21 November 2024 16:45 WIB
Ambruk ke Rp 14.800-an Harga CPO Hasil Tender PT KPBN Periode 21 November 2024
Tangkapan Layar
Harga TBS produksi para petani sawit di berbagai daerah diprediksi bakal anjlok seiring dengan ambruknya harga CPO hasil tender PT KPBN periode Kamis (21/11/2024).


Penurunan harga CPO dalam jumlah yang cukup banyak ini sungguh luarbiasa mengejutkan sekaligus berpotensi membuat petani sawit garuk-garuk kepala

Berikut ini hasil tender harga CPO per Kg di luar atau tidak termasuk PPN di PT KPBN periode Kamis (21/11/2024):

Baca Juga:

Dumai : Rp 15.000 - WD. Harga penawaran tertinggi Rp 14.830 - IBP (sebelumnya Rp 15.275 - IBP, turun Rp 275 dari harga WD, turun Rp 445 dari harga penawaran tertinggi).

Kwala Sawit (loco) : Rp 14.791 - WD. Harga penawaran tertinggi Rp 9.750 - MPR/SAM (sebelumnya Rp 15.066 - WD. Harga penawaran tertinggi Rp 9.750 - Nint/Sam, turun Rp 275 dari harga WD)

Talang Duku (fob): Rp 14.800 - WD. Harga penawaran tertinggi Rp 14.630 - MM (sebelumnya Rp 15.075 - Priscolin, turun Rp 275 dari harga WD, Rp 445 dari harga penawaran tertinggi)

Baca Juga:

Sei Tapung : Rp 14.761 - SDS

Lampung (Loco) : Rp 14.875 - WD. Harga penawaran tertinggi Rp 9.750 - AMJP (sebelumnya Rp 15.150 - WD. Harga penawaran tertinggi Rp 9.750 - AGJ/AMJP, turun Rp 275)

Tender CPKO
Belawan
: Tiada kabar (sebelumnya Rp 25.183 - MNA)

Lampung (Loco) : Tiada kabar (sebelumnya Rp 24.962 - WD. Harga penawaran tertinggi Rp 23.810 - IKIN)

Sumber
:
Editor
: Hendrik Hutabarat
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Teknologi Sore Trap Diperkenalkan ke Petani Sawit di Sipispis
Ini Reaksi Petani Sawit Sergai Melihat BrondoClean Persembahan Tim PKM ITSI Medan
Seru, Ratusan Petani Sawit Musi Rawas Praktek Langsung di Kebun
Kabar Baik Bagi Pelaku Sawit, Kini Ada Prototipe Teknologi Helm Pintar Berbasis IoT Karya Mahasiswa ITSI Medan
Harga CPO Naik Harga TBS Melorot, 10 Utusan PKS di Sumut "Disetrap" Pemerintah
Seratusan Petani Sawit Morowali Utara Dibekali BPDP, Ditjenbun, dan PT CWE
komentar
beritaTerbaru