Rabu, 26 Agustus 2026
HUT INDONESIA KE 81

Tiga Masalah Menjadi Sorotan Aspek-PIR Sumut dan Mitra dalam Acara Buka Puasa Bersama

Hendrik Hutabarat - Senin, 09 Maret 2026 13:01 WIB
Tiga Masalah Menjadi Sorotan Aspek-PIR Sumut dan Mitra dalam Acara Buka Puasa Bersama
Hendrik
Dalam acara berbuka puasa bersama, Minggu (8/3/2026), Aspek-PIR Sumut dan para mitra usaha berdiskusi untuk menemukan formula meningkatkan kesejahteraan para petani sawit di Sumut.
Medan, asatupro.com - Setidaknya ada tiga masalah utama yang menjadi sorotan dan pembahasan para petani kelapa sawit plasma yang tergabung dalam DPRD I Asosiasi Petani Kelapa Sawit Perkebunan Inti Rakyat (Aspek-PIR) Indonesia cabang Provinsi Sumatera Utara (Sumut), Minggu (8/3/2026) malam.

Tiga masalah itu dibahas Aspek-PIR Sumut bersama para mitra usaha setelah selesai acara berbuka puasa bersama yang diselenggarakan di Resto Desa-Desa di Jalan Tanjung Rejo, Medan.

Para pengurus Aspek-PIR Sumut yang hadir dalam acara itu antara lain Syarifuddin Sirait selaku Ketua, Sahnan Solin (Sekretaris), Sofian Manurung (Bendahara), Zakaria Rambe, Paijo, Hendrik Hutabarat, Salman Sirait, dan pengurus lainnya

Sementara para mitra usaha yang hadir yakni Wahyudi dan M Shazmin Izhar dari PT All Cosmos Biotek Indonesia, Poltak Hutauruk dari PT Agro Bio Mahligai (produsen pupuk Bio Ferteich Forte), Sahid Tanjung dari PT NPK Mampang, serta Satria dari SawitPRO (perusahaan teknologi dan aplikasi sawit).

Baca Juga:

"Problem di tingkat petani sawit, baik plasma maupun swadaya, setidaknya ada tiga, yaitu produktivitas yang rendah dan sangat jauh berbeda bila dibandingkan dengan produktivitas perkebunan milik perusahaan," kata Syarifuddin Sirait selaku Ketua DPD I Aspek-PIR Sumut dalam pertemuan itu.

Produktivitas tersebut, sambung Syarifuddin Sirait lagi, dapat dilihat dari jumlah tonase dan tingkat rendemen tandan buah segar (TBS) dari kebun petani yang jauh lebih rendah bila dibandingkan dengan hasil dari kebun milik perusahaan.



Baca Juga:

Yang kedua, kata Sekretaris Umum (Sekum) DPP Aspek-PIR Indonesia ini, adalah masalah ganoderma yang tidak kunjung bisa diatasi secara maksimal oleh para petani sawit di berbagai kabupaten di Sumut.

Sumber
:
Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Teknologi Sore Trap Diperkenalkan ke Petani Sawit di Sipispis
Ini Reaksi Petani Sawit Sergai Melihat BrondoClean Persembahan Tim PKM ITSI Medan
Seru, Ratusan Petani Sawit Musi Rawas Praktek Langsung di Kebun
Kabar Baik Bagi Pelaku Sawit, Kini Ada Prototipe Teknologi Helm Pintar Berbasis IoT Karya Mahasiswa ITSI Medan
Seratusan Petani Sawit Morowali Utara Dibekali BPDP, Ditjenbun, dan PT CWE
Harga TBS di Nagan Raya Menguat, Kinerja Bupati Dipuji
komentar
beritaTerbaru