"Dan untuk 5 tahun ke depan, saya harap kita semakin kuat dalam bergotong-royong membangun posisi petani kelapa sawit yang tangguh bersama Aspek-PIR Sumut," ucap Syarifuddin Sirait.
"Saya juga bertekad setidaknya dalam 5 tahun ke depan jumlah DPD II kita bisa bertambah menjadi 17 atau mungkin 20 dari 22 kabupaten sentra sawit di provinsi tercinta kita ini," tuturnya lebih lanjut.
Ketua Koperasi Petani Kelapa Sawit (KPKS) Kesepakatan Ambar, Desa Gotting Sidodadi, Kecamatan Bandara Pasir Mandoge, Kabupaten Asahan, ini kemudian mengungkapkan sejumlah tantangan yang harus dihadapi oleh Aspek-PIR Sumut.
"Mulai dari urusan program peremajaan sawit rakyat (PSR) yang selalu menghadapi kendala, pembangunan sumber daya manusia (SDM) petani, akses terhadap bibit berkualitas dan legal," ungkap Syarifuddin Sirait.
Baca Juga:

"Serta berbagai persoalan lainnya, termasuk pengadaan sarana dan prasarana (sarpras), atau pun penguatan kelembagaan petani sawit," kata dia menambahkan.
Dirinya menegaskan semua persoalan itu harus dihadapi, dan dengan bergotong-royong, Aspek-PIR Sumut diyakini bisa menghadapi semua hal tersebut untuk 5 tahun ke depan.
Baca Juga:
Editor
: Hendrik Hutabarat
Tags
beritaTerkait
komentar