Plt Ketua Nasional GTDI Imbau Peserta Mubes XXV Jaga Keamanan dan Kondusifitas
Plt Ketua Nasional GTDI Imbau Peserta Mubes XXV Jaga Keamanan dan Kondusifitas
Nasional
Yaitu berupa bekal ilmu dan informasi yang akurat yang disampaikan oleh Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) dan Palm Oil Agribusiness Strategic Policy Institute (PASPI) mengenai industri perkebunan kelapa sawit yang sebenarnya.
Kegiatan bedah buku yang sukses digelar itu terwujud berkat kolaborasi dengan Himpunan Mahasiswa Ekonomi Pembangunan (HIMAEP) dan Program Studi (Prodi) Ekonomi Pembangunan (Ekbang) Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) UNJA.
Selain dari UNJA, kegiatan ini juga dihadiri oleh perwakilan mahasiswa dari Universitas Muhammadiyah Jambi, Universitas Batanghari, Universitas Nurdin Hamzah, UIN Sultan Thaha Saiffudin, dan Universitas Dinamika Bangsa.
Baca Juga:
Kegiatan ini juga turut dihadiri perwakilan asosiasi pelaku usaha sawit di Provinsi Jambi yakni Angga Suherman (Sekretaris Eksekutif GAPKI Jambi) dan Mashuri (Ketua DPW APKASINDO Jambi).
Dalam kegiatan itu Dr Hj Erni Achmad SE MSi selaku Ketua Prodi Ekbang menyampaikan bahwa "Buku Mitos vs Fakta Sawit" hadir untuk menyampaikan data dan fakta dan meluruskan isu yang berkembang di tengah perdebatan global.
Senada dengan pernyataan tersebut, Zaid Burhan Ibrahim selaku Pelaksana Tugas (Plt.) Direktur Hukum dan Kerja Sama BPDP mengungkapkan bahwa buku "Mitos vs Fakta Sawit" karya PASPI hadir sebagai instrumen ilmiah yang strategis.
Baca Juga:
Zaid Burhan Ibrahim bilang buku tersebut telah menempatkan data di atas opini dan fakta di atas persepsi.
Buku ini juga menjadi salah satu referensi dalam perundingan di Organisasi Perdagangan Dunia atau World Trade Organization (WTO) dan dialog dengan Uni Eropa terkait kebijakan European Union Deforestation Regulation (EUDR).
Kegiatan bedah dan diseminasi buku Mitos Vs Fakta Sawit di UNJA ini diikuti oleh para mahasiswa dari berbagai universitas di Provinsi Jambi.
Membuka sesi diskusi, Dr Tungkot Sipayung selaku Ketua tim penyusun buku Mitos Vs Fakta Sawit, menyampaikan bahwa latar belakang penyusunan buku Mitos Vs Fakta Sawit sebagai pengantar diskusi.
Kehadiran minyak sawit telah merubah peta persaingan di pasar minyak nabati global. Dari segi harga (price competition), minyak sawit lebih unggul dibandingkan minyak nabati lainnya karena harganya relatif kompetitif atau lebih murah.
Dominasi sawit tersebut membuat produsen minyak nabati lainnya menggunakan startegi non-price competition melalui penyebaran isu-isu yang bertujuan menurunkan konsumsi minyak sawit.
Misalnya pada tahun 1970-an, American Soybean Assosiation (ASA) menuduh minyak sawit mengandung kolesterol dan merekomendasikan Pemerintah USA untuk melarang penggunaan minyak sawit di Amerika Serikat.
Isu tersebut berhasil dibantah dengan berbagai riset yang menunjukkan minyak sawit tidak mengandung kolesterol. Selanjutnya pihak-pihak anti sawit tersebut menggunakan isu lingkungan dan sosial untuk kembali menjegal sawit di pasar global.
Melalui data dan studi empiris yang dihasilkan oleh peneliti Indonesia maupun peneliti internasional, buku ini menepis mitos tersebut sekaligus menyampaikan fakta baik sawit terkait kontribusi dalam ekonomi, sosial, gizi/kesehatan, dan lingkungan.
Diskusi kemudian dilanjutkan dengan bedah buku oleh tiga dosen Universitas Jambi yakni Prof. Dr. H. Syamsurijal Tan, S.E., M.A. (Dosen Program Studi Ekonomi Pembangunan FEB).
Lalu, ada Prof. Dr. Ir. Zulkifli Alamsyah, M.Sc (Dosen Program Studi Agribisnis Faperta), dan Dr. Ummi Kalsum, S.K.M., M.K.M (Dosen Program Studi Magister Kesehatan Masyarakat FKIK).
Ketiga dosen UUNJA itu mengungkapkan bahwa buku ini telah berhasil membuka wawasan melalui penyajian data dan informasi yang komprehensif terkait isu-isu sawit dalam berbagai aspek.
Misalnya pada aspek sosial ekonomi, buku ini telah memotret kontribusi industri sawit dalam menciptakan kesempatan kerja, mendorong pertumbuhan ekonomi daerah hingga menciptakan devisa yang menyeimbangkan neraca perdagangan barang Indonesia.
Demikian juga pada isu kesehatan, buku ini telah menyampaikan berbagai studi empiris untuk membantah berbagai isu seperti sawit mengandung kolesterol serta menyebabkan kanker, obesitas, dan diabetes.
Ketiga dosen pembahas juga berharap buku edisi kelima untuk dipublikasikan, dimana edisi kelima tersebut dapat mengakomodir current issues dan studi empiris terbaru.
Merujuk kembali pada keynote speech yang disampaikan oleh Zaid Burhan Ibrahim (Plt. Direktur Hukum dan Kerja Sama BPDP) bahwa kegiatan bedah dan diseminasi buku di UNJA ini perlu dimanfaatkan sebagai ruang ilmiah.
Khususnya, kata dia lagi, untuk memperkuat pemahaman, meluruskan persepsi, dan memperkaya dialog tentang sawit.
Dia berharap pula melalui sinergi antara dunia akademik, lembaga riset, dan pemerintah, kita dapat membangun narasi yang kuat, positif dan berimbang.
"Khususnya tentang sawit Indonesia adalah industri yang berkelanjutan, berkeadilan, dan berkontribusi besar terhadap pembangunan nasional," tegas Zaid Burhan Ibrahim.
Plt Ketua Nasional GTDI Imbau Peserta Mubes XXV Jaga Keamanan dan Kondusifitas
Nasional
DPD Rumah Gibran Sumut Desak Bongkar Dugaan Pungli di Lapas Binjai Jangan Jadikan Hak Warga Binaan Sebagai Lahan Pungutan
Nasional
DPP HARI Apresiasi Ketegasan Presiden Prabowo Tangani Karhutla, Minta Aparat Usut Dugaan Pelaku Pembakaran Hutan
Nasional
Diduga Tak Sesuai Juknis, Pekerjaan Replanting dan Parit Isolasi PTPN IV Bah Jambi Diminta Diperiksa
Peristiwa
HUT ke4 Satupena.co.id Empat Tahun Berkarya, Menjaga Kepercayaan dan Mewarnai Negeri
Daerah
Ahli Waris Almarhum Abdul Halim Harahap Pemilik 15 Ha Lahan Polisikan Pasutri Diduga Penyerobot Lahan
Medan
Wabup Dairi Kunjungi Anak Korban Kekerasan di RSUD Sidikalang, "Pemulihan Fisik dan Mental Harus Tuntas"
Daerah
Olimpiade Sains Dairi 2026 Digelar September Mendatang, Ajang Prestasi Siswa & Guru seSumatera Utara
Pendidikan
Perdamaian Kasus Dugaan Pencemaran PT Indofarm Sukses Makmur Dipertanyakan, Hasil Uji Laboratorium Berbeda dan Dugaan Upeti Mencuat
Peristiwa
Rawat Persatuan dan Kesatuan Bangsa, Jaga Stabilitas Negara Tanpa Provokasi
Nasional