Kamis, 27 Agustus 2026
HUT INDONESIA KE 81

Terus Didemo Soal Hak Plasma Sawit 20 Persen, Bupati Madina Mengaku Tahu Aktor di Belakangnya

Hendrik Hutabarat - Rabu, 05 November 2025 16:16 WIB
Terus Didemo Soal Hak Plasma Sawit 20 Persen, Bupati Madina Mengaku Tahu Aktor di Belakangnya
Dok. internet
Bupati Mandailing Natal (Madina), Saipullah Nasution, mengaku tahu siapa saja pihak atau aktor di belakang setiap aksi unjukrasa terkait masalah perkebunan kelapa sawit di Madina.
Panyabungan, asatupro.com - Reaksi keras dimunculkan Bupati Mandailing Natal (Madina), Saipullah Nasution, dalam menanggapi berbagai demonstrasi terus-menerus selama dua pekan terakhir dari warga yang menuntut hak plasma perkebunan sawit sebanyak 20 persen dari luas hak guna usaha (HGU) yang dimiliki perusahaan.

Diketahui kalau gelombang demonstrasi tersebut dilakukan oleh sejumlah aliansi warga di wilayah Pantai Barat, baik dari Kecamatan Natal, Batahan, Sinunukan, Rantobaek, dan Kecamatan Muara Batang Gadis (MBG).

Aksi unjukrasa masyarakat itu bahkan didampingi para aktivis mahasiswa yang menilai hak plasma 20 persen belum terealisasi seperti peraturan yang berlaku dan sering disampaikan oleh Nusron Wahid selaku Menteri ATR/BPN.

Salah satu unjukrasa itu adalah yang dilakukan oleh Aliansi Masyarakat Tabuyung Bersatu (AMTB) dan berlangsung di kantor Bupati Madina, Rabu (5/11/2025), dan menuntut hak plasma 20 persen dari PT Dinamika Inti Sentosa (DIS).

Baca Juga:

Bupati Saipullah Nasution, seperti dikutip asatupro.com dari sejumlah media setempat, mengaku tidak mau berandai-andai terhadap semua unjukrasa menuntut hak plasma 20 persen, termasuk yang disampaikan oleh AMTB.

Saipullah Nasution menilai selaku dirinya sebagai Bupati Madina berfungsi hanya sebagai fasilitator dan pembina.

Baca Juga:

"Saya tidak mau berandai-andai. Bupati kan fasilitator dan pembina. Setiap orang kalau mengajukan aspirasi, ya silahkan saja," kata Saipullah.


Sumber
:
Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Disaksikan Menko Perekonomian, ITSI Medan dan BPDP Tandatangani Kuota Beasiswa Sawit
Teknologi Sore Trap Diperkenalkan ke Petani Sawit di Sipispis
Program TJSL PalmCo Sebesar Rp 17,1 M Sasar Perbaikan Beragam Sektor
Ini Reaksi Petani Sawit Sergai Melihat BrondoClean Persembahan Tim PKM ITSI Medan
Didukung Pemerintah, ITSI Medan Ciptakan BrondoClean untuk Petani Sawit
Kunjungi ITSI Medan, Direktur Hubungan Kelembagaan PalmCo Bikin Kejutan
komentar
beritaTerbaru