Senin, 24 Agustus 2026
HUT INDONESIA KE 81

BPDP dan PASPI Advokasi Mahasiswa Kalsel Melalui Bedah Buku "Mitos vs Fakta Sawit"

Redaksi - Senin, 22 September 2025 17:05 WIB
BPDP dan PASPI Advokasi Mahasiswa Kalsel Melalui Bedah Buku "Mitos vs Fakta Sawit"
Dok. PASPI
Bedah buku bertajuk Mitos vs Fakta Sawit Edisi Keempat digelar oleh BPDP dan PASPI di Universitas Lambung Mangkurat, Kalimantan Selatan, pada akhir pekan yang lalu. (Dok. PASPI)

Secara daring, Helmi Muhansyah selaku Kepala Divisi Kerja Sama Kemasyarakatan dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) BPDP menyampaikan besarnya kontribusi industri sawit dalam neraca perdagangan Indonesia.

Kata dia, kontribusi itu ditunjukkan dengan devisa ekspor sawit yang mampu menghasilkan surplus besar pada neraca perdagangan non-migas.

Implementasi program mandatori biodiesel (B40) juga mampu mengurangi defisit neraca migas Indonesia. Tidak hanya pada level makro, nilai kebaikan sawit juga dapat dirasakan langsung oleh masyarakat Indonesia, khususnya UMKM.

Saat ini, kata Helmi Muhansyah, UMKM berbasis sawit sudah banyak berkembang. BPDP juga memiliki program untuk mencetak 1.000 UMKM Perkebunan, termasuk UMKM sawit, yang bertujuan untuk mengembangkan UMKM di Indonesia.

Baca Juga:

Program tersebut juga dapat dimanfaatkan oleh mahasiswa yang telah menyelesaikan masa studinya untuk mengembangkan bisnis skala mikro dan menengah.

Membuka sesi diskusi, Dr. Tungkot Sipayung selaku Ketua tim penyusun buku Mitos Vs Fakta Sawit, menyampaikan bahwa Indonesia telah menjadi pemain penting dalam pasar minyak nabati global karena menjadi produsen sekaligus konsumen minyak sawit terbesar di dunia.

Minyak sawit juga menjadi minyak nabati utama di dunia. Kondisi ini memunculkan persaingan antar minyak nabati dunia.

Baca Juga:

Dalam persaingan harga (competitive price), minyak sawit sulit terkalahkan karena produktivitas minyak yang tinggi menyebabkan harganya paling kompetitif.

Oleh karena itu, ujarnya, digunakan non-price competition strategy melalui penyebaran isu negatif sawit baik dalam aspek ekonomi, sosial, lingkungan, maupun kesehatan.

Penyebaran isu-isu tersebut dimaksudkan merubah mindset dan preferensi konsumen menjadi anti-sawit sehingga menurunkan konsumsi minyak sawit.

Sumber
:
Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Disaksikan Menko Perekonomian, ITSI Medan dan BPDP Tandatangani Kuota Beasiswa Sawit
Seru, Ratusan Petani Sawit Musi Rawas Praktek Langsung di Kebun
Mahasiswa CWE Peraih Beasiswa Sawit BPDP Jalani Magang mySAP365 AIX 2026
Didukung BPDP dan Ditjenbun, IPB Training Tingkatkan SDM 118 Petani Sawit Empat Lawang
Seratusan Petani Sawit Morowali Utara Dibekali BPDP, Ditjenbun, dan PT CWE
Didukung BPDP dan Ditjenbun, PT CWE Tingkatkan SDM Petani Sawit Pasangkayu
komentar
beritaTerbaru