Jakarta, asatupro.com - Sungguh dahsyat, para petani sawit yang tergabung dalam Asosiasi Petani Kelapa Sawit Pola Inti Rakyat (Aspek-PIR) Indonesia menjalin kerjasama dengan dua perusahaan luar negeri, yaitu dari Singapura dan Jepang.
"Dua perusahaan dari dua negara siap Kerja sama melakukan Bisnis dgn Aspek-PIR Indonesia, yaitu dari Jepang dan Singapura," kata Sekretaris Jenderal (Sekjen) Aspek-PIR Indonesia, Syarifuddin Sirait, kepada asatupro.com.
Menurut pria yang kini memang posisi Ketua DPD I Aspek-PIR Indonesia cabang Provinsi Sumatera Utara (Sumut) ini, pertemuan dan kerjasama bisnis tersebut dilakukan di Gedung Kementan Gedung C, Lantai 3, Selasa (22/10/2024).
Syarifuddin Sirait menjelaskan, kegiatan itu dihadiri oleh Ketua Umum DPP Aspek-PIR Indonesia H. Setiyono, Direktur Eksekutif Aspek-PIR Indonesia Effendi Pasaribu, Mula dari Direktorat Jenderal Perkebunan (Ditjenbun).
Baca Juga:
"Dua perusahaan asing yang kerjasama dengan Aspek-PIR Indonesia itu adalah Mizuho & Research Technologies dari Jepang dan IAT Technology Pte Ltd, dari Singapura," ungkap Syarifuddin Sirait.
Kata dia, pihak Mizuho diwakili oleh Nyonya Ohzi, dan utusan perusahaan Singapura diwakili oleh SK Lim selaku Direktur dan Edy Haryanto selaku Sales Supervisor.
"Mizuho dari Jepang butuh 200.000 ton cangkang sawit setiap tahun dari Indonesia, dan perusahaan dari Singapura memperkenalkan produk canggih dalam melakukan uji rendemen sawit dan lainnya yang akurasinya sampai 95 persen" tegas Syarifuddin Sirait.
Baca Juga:
Editor
: Hendrik Hutabarat
Tags
beritaTerkait
komentar