Jumat, 01 Mei 2026

Warga Temukan Bom Peninggalan Jaman Perang, Gegana Brimob Poldasu Diterjunkan ke TKP

Khairuddin Tanjung - Rabu, 08 April 2026 14:14 WIB
Warga Temukan Bom Peninggalan Jaman Perang, Gegana Brimob Poldasu Diterjunkan ke TKP
Tim Gegana Brimob Poldasu Temukan diduga Bom peninggalan jaman perang di Labuhanbatu. (Humas Poldasu).

Labuhanbatu,asatupro.com-warga Lingkungan Danau Balai A Rantau Selatan Labuhanbatu dikejutkan ditemukannya amunisi bom militer jenis mortir. Atas penemuan. Tersebut warga melapor ke polisi dilanjutkan diterjunkannya petugas Gegana Poldasu untuk mengamankan diduga bom peninggalan jaman perang duku.

Awalnya tidak ada yang menyangka, dari aktivitas sederhana mengolah tanah untuk pembuatan batu bata, tersimpan potensi ancaman besar bisa membahayakan banyak nyawa.

Peristiwa mengejutkan itu terjadi di Lingkungan Danau Balai A, Kecamatan Rantau Selatan, Kabupaten Labuhanbatu. Minggu, 05 April 2026, pukul 09.00 WIB, seorang pelajar bernama Fikrayansyah Hasibuan (18) menemukan benda mencurigakan saat mencangkul tumpukan tanah di halaman belakang rumah milik Siti Aminah. Temuan tersebut sontak menimbulkan kekhawatiran, setelah diketahui sebagai amunisi bom militer jenis mortir.

Kesadaran dan respon cepat masyarakat menjadi kunci awal. Informasi segera diteruskan kepada aparat setempat. Tanpa menunggu lama, Babinsa dan Bhabinkamtibmas tiba di lokasi, disusul personel Polres Labuhanbatu yang langsung melakukan pengamanan ketat dengan pemasangan garis polisi serta himbauan kepada warga agar menjauh dari area berbahaya.

Baca Juga:

Melihat potensi risiko tinggi, koordinasi cepat dilakukan untuk menghadirkan penanganan khusus. Pada Senin, 06 April 2026, Tim Jibom Unit Komposit Gegana Sat Brimob Polda Sumatera Utara yang dipimpin oleh IPDA Bambang Sudirmanto, S.H. diterjunkan ke lokasi guna melakukan penanganan lanjutan secara profesional.

Setibanya di lokasi, tim langsung melakukan identifikasi mendalam dan memastikan bahwa benda tersebut merupakan mortir dengan panjang sekitar 42 cm dan diameter 8 cm—sebuah ancaman nyata yang tidak bisa dianggap sepele. Dengan penuh ketelitian dan standar operasional tinggi, mortir tersebut kemudian diamankan dan dipindahkan ke lokasi disposal yang telah disiapkan.

Proses disposal berlangsung dalam suasana penuh kewaspadaan dan konsentrasi tinggi. Setiap tahapan dilakukan secara terukur, mulai dari sterilisasi area, doa bersama, hingga pengarahan teknis kepada seluruh personel. Hingga akhirnya, setelah melalui prosedur yang ketat serta waktu pengamanan yang ditentukan, mortir tersebut berhasil diurai secara aman dan terkendali, sehingga potensi bahaya dapat sepenuhnya dieliminasi.

Baca Juga:

Keberhasilan ini menjadi bukti nyata soliditas dan sinergitas antara Polres Labuhanbatu dan Sat Brimob Polda Sumatera Utara dalam merespons cepat setiap ancaman, sekaligus memastikan keamanan masyarakat tetap terjaga.

Sejalan dengan pelaksanaan tugas tersebut, Komandan Satuan Brimob Polda Sumatera Utara, Kombes Pol. Rantau Isnur Eka, S.I.K., M.M., M.H., M.Han., senantiasa mengingatkan seluruh personel agar dalam setiap pelaksanaan tugas, khususnya yang berisiko tinggi, tetap mengutamakan keselamatan, disiplin prosedur, dan profesionalisme sebagai prioritas utama.

Dari sebuah temuan tak terduga, hingga penanganan penuh risiko—semua berakhir aman berkat kesiapsiagaan, keberanian, dan kerja sama yang solid.

Editor
: Jalaluddin Lase
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Ketum DPP BIMANTARA Bobby Chayadi: Hari Buruh Sedunia, Momentum Merajut Kebersamaan Pemerintah Pekerja & Pengusaha
Polres Dairi Paparkan Hasil Ungkap Kasus Narkoba Sejak Bulan Januari, 43 Tersangka Turut Diamankan
Sat Reskrim Polrestabes Medan Tangkap Kasir dan Pemain Judi Tembak Ikan
Ade Jona Prasetyo Diduga Ikut Terima Aliran Dana Korupsi Proyek Kreta Api
Judi Tembak Ikan Cici GBM99 'Dipelihara' Menjamur di Belawan, Warga Resah – Aparat Dinilai Tutup Mata
Kodim 0209/Labuhanbatu Tuntaskan Pembangunan Jembatan di Desa Sukarame Baru
komentar
beritaTerbaru