Keluarga Besar PSSAB Indonesia Gelar Musyawarah Besar ke-V di Medan, Perkuat Solidaritas dan Regenerasi Organisasi
Keluarga Besar PSSAB Indonesia Gelar Musyawarah Besar keV di Medan, Perkuat Solidaritas dan Regenerasi Organisasi
Nasional
Asahan,asatupro.com-Harapan warga Desa Sei Dua Hulu, Kecamatan Simpang Empat, Kabupaten Asahan, untuk terbebas dari banjir berubah menjadi petaka. Proyek pembangunan tanggul Sungai Asahan Hilir Ulak Bandung 2 yang dikerjakanBalai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Sumatera II Kementerian PUPR justru berujung bencana.
Alih-alih menjadi solusi, proyek tersebut menyebabkan jebolnya tanggul dan menenggelamkan ratusan rumah warga serta lahan pertanian di desa tersebut. Air setinggi lutut orang dewasa kini merendam permukiman dan area persawahan yang selama ini menjadi sumber penghidupan warga.
"Kami sudah berkali-kali menyampaikan keluhan, tapi tidak ada tindak lanjut. Sekarang lahan kami gagal panen, dan rumah pun terendam. Ini jelas bukan lagi proyek untuk melindungi, tapi malah mencelakai," ujarSumardi, Kepala Desa Sei Dua Hulu, kepada media melalui telpon dengan nada kecewa, Sabtu (18/10/2025).
Sumardi menjelaskan, kerusakan tanggul mulai terlihat sejak beberapa bulan lalu. Warga sempat melakukan gotong royong menutup retakan sementara, namun karena tidak adanya penanganan serius dari pihak terkait, dinding tanggul akhirnya jebol saat debit air meningkat.
Baca Juga:
Akibatnya, air Sungai Asahan meluap deras ke pemukiman warga. "Kami kehilangan hasil panen padi. Satu hektar sawah saya gagal panen total," kata Rudi, salah satu petani yang menjadi korban banjir.
Warga berharap BBWS Sumatera II segera bertanggung jawab atas kerugian yang ditimbulkan dan melakukan perbaikan permanen agar kejadian serupa tidak terulang. Mereka juga meminta pemerintah pusat turun tangan meninjau langsung kondisi lapangan dan mengevaluasi proyek tanggul tersebut.
"Jangan hanya datang waktu peresmian saja. Saat warga menderita, semua diam," ucap salah seorang warga lain yang namanya tidak mau disebut dengan nada kesal.
Baca Juga:
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak BBWS Sumatera II terkait banjir yang melanda Desa Sei Dua Hulu.
Terpisah, pengamat kebijakan pembangunan daerah dari Perkumpulan Masyarakat Demokrasi Empatbelas juga telah menyampaikan keluhan resmi masyarakat kepada pihak BBWS Sumatera II melalui surat tertulis. Namun hingga berita ini diterbitkan, tidak ada tanggapan dari pihak BBWS.
"Surat sudah kami kirim, tapi belum ada respon sama sekali. Jika tetap diabaikan, kami akan melayangkan surat ke Kementerian PUPR. Karena bagaimanapun pekerjaan itu dilaksanakan oleh BWS melalui pihak ketiga, yaitu CV. WSM," ungkap Muhri Fauzi Hafiz, Ketua Perkumpulan Masyarakat Demokrasi Empatbelas.
Warga berharap BBWS Sumatera II segera turun tangan memperbaiki tanggul dan memberikan ganti rugi kepada korban banjir, agar kejadian serupa tidak terus berulang setiap kali proyek infrastruktur dilaksanakan tanpa memperhatikan kondisi lingkungan sekitar.
Keluarga Besar PSSAB Indonesia Gelar Musyawarah Besar keV di Medan, Perkuat Solidaritas dan Regenerasi Organisasi
Nasional
Viral Dituduh Simpanan Eks Jampidsus Febrie, Advokat Yuenchi Arwindi Sumpah Sekaligus Ancam Lapor
Nasional
Kuasa Hukum Antonius Devolis Tumanggor Tegaskan Hormati Proses Hukum, Ajak Publik Junjung Asas Praduga Tak Bersalah
Peristiwa
Tragedi di Jalur MedanBerastagi, Truk Fuso Diduga Rem Blong Libas 8 Kendaraan, 4 Orang Tewas dan 8 LukaLuka
Hukrim
Kapolda Aceh Irjen Pol. Ruddi Setiawan, S.I.K., S.H., M.H., mengunjungi Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Aceh di Lamteumen.B.Aceh.
Daerah
AMT Beberkan Dugaan Permainan Distribusi BBM di Sumut, Pasokan Disebut Dibatasi hingga Masyarakat &039Dipaksa&039 Beralih ke Pertamax
Peristiwa
Puluhan &039BH&039 Berkibar di Depan Polrestabes Medan, Massa Desak Komitmen Kapolrestabes Medan JCS &039Besok Akan Datang Telanjang Jika Janji Tak
Hukrim
Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah atau yang akrab disapa Dek Fadh mengingatkan pentingnya transparansi dalam pengelolaan zakat, infak, sedekah.
Daerah
Bupati Serahkan SK Plt Kadis P3AP2KB Kepada dr. Erna Marpaung, Berharap seluruh program prioritas berjalan secara optimal
Daerah
Kades Pangguruan Akui Kembalikan Rp50 Juta Dana Ketahanan Pangan, Penggunaan Anggaran Jadi Sorotan
Daerah