Senin, 27 Juli 2026
LEBARAN HAJI 1447 H

Gebrakan Awal Pekan: Kepala BGN Sudaryono Copot Ratusan Pegawai Bermasalah Demi Perbaikan Tata Kelola

Zulhamdani Napitupulu - Senin, 27 Juli 2026 17:17 WIB
Gebrakan Awal Pekan: Kepala BGN Sudaryono Copot Ratusan Pegawai Bermasalah Demi Perbaikan Tata Kelola
Gebrakan Awal Pekan: Kepala BGN Sudaryono Copot Ratusan Pegawai Bermasalah Demi Perbaikan Tata Kelola, Melalui konferensi pers di kantor pusat BGN, Jakarta, pada Senin (27/07/2026).

Jakarta,asatupro.com-Baru beberapa hari mengemban amanah sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Sudaryono langsung mengambil langkah tegas. Melalui konferensi pers di kantor pusat BGN, Jakarta, pada Senin (27/07/2026), ia mengumumkan pembersihan besar-besaran terhadap aparatur di lingkungan lembaga yang dipimpinnya.

​Langkah ini dilakukan menyusul pelantikannya oleh Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara pada 22 Juli 2026 lalu, di mana ia menggantikan pejabat sebelumnya, Nanik S. Deyang, yang mengundurkan diri karena alasan kesehatan.

Rincian Sanksi dan Pembersihan Internal

​Dalam pembersihan perdana ini, Sudaryono tidak ragu menindak tegas pegawai yang melanggar aturan, disiplin, maupun etika kerja:

Baca Juga:
  1. Pegawai Non-ASN & Tenaga Ahli: Sebanyak 261 orang diberhentikan secara resmi, yang terdiri dari 224 pegawai non-ASN (mayoritas karena indisipliner) dan 37 tenaga ahli.
  2. Pegawai ASN & PPPK: Sebanyak 48 orang turut diproses atas berbagai pelanggaran berat hingga ringan: ​9 orang dijatuhi sanksi disiplin berat berupa proses pemecatan akibat pelanggaran fatal seperti korupsi dan judi online. ​39 orang dikenai sanksi disiplin ringan berupa mutasi, demosi, serta sanksi administratif dan peringatan.

"Demi menyelamatkan yang banyak dan baik, maka kita hukum orang-orang yang tidak baik yang mencoreng nama baik orang-orang yang bekerja selama ini dengan baik," tegas Sudaryono, yang akrab disapa Mas Dar.

​Ia juga menambahkan bahwa lembaganya tidak akan menoleransi tindakan penyalahgunaan wewenang sekecil apa pun, termasuk indikasi penyelewengan dana ("ngentit duit") yang berhasil terungkap berkat sistem pengawasan dan informasi yang cepat.

Tiga Fokus Utama BGN ke Depan

Baca Juga:

​Sebagai bagian dari komitmen transformasi institusi, Sudaryono memaparkan tiga fokus utama kepemimpinannya:

  1. Pemberantasan Korupsi Internal: Membersihkan BGN dari segala bentuk praktik kecurangan, indisipliner, dan pelanggaran hukum.
  2. Optimalisasi Program Makan Bergizi Gratis: Memastikan program prioritas nasional tersebut dapat berjalan secara tepat sasaran bagi masyarakat.
  3. Transparansi dan Pengawasan Publik: Membuka ruang seluas-luasnya bagi partisipasi publik untuk ikut mengawasi jalannya program dan tata kelola BGN.

​Melalui langkah cepat dan tegas ini, BGN optimistis dapat membangun fondasi kelembagaan yang lebih bersih, kredibel, dan akuntabel demi menyongsong masa depan yang lebih baik.

Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
beritaTerkait
PETISI AHLI Jejaki Kerja Sama dengan Media Independen Online Indonesia dalam Bidang Pemberitaan
BGN Tutup 833 Dapur MBG di Seluruh Indonesia, Pelanggar SOP Dipastikan Tak Dibayar
PP MIO Indonesia Sahkan Kepengurusan Pimpinan Wilayah Sumut Periode 2026–2030
Puluhan Murid TK dan SD di Deliserdang Keracunan Makanan MBG, Pihak SPPG Dan Yayasan Diduga Lepas Tanggung Jawab
Bijaksana Memaknai Istilah "LONDO IRENG", Prof. DR. Sutan Nasomal Ajak Publik Tidak Terburu-buru Menyimpulkan
Kepala BGN Minta Seluruh Petugas SPPG Bekerja dengan Hati, Bung Joe Sidjabat: Jangan Hanya Jadi Slogan, Buktikan dengan Tanggung Jawab di Lapangan!
komentar
beritaTerbaru