Polres Binjai Tegaskan Komitmen Perangi Narkoba, Operasi Antik Toba 2026 Ungkap 23 Kasus dan 28 Tersangka
Polres Binjai Tegaskan Komitmen Perangi Narkoba, Operasi Antik Toba 2026 Ungkap 23 Kasus dan 28 Tersangka
Hukrim
"Gubernur Sumut harus melakukan kajian lebih mendalam dari akademisi, praktisi, legislatif, dan termasuk siswa, guru, dan orang tua, atas pengurangan jam belajar siswa SMA sederajat dari enam menjadi lima hari seminggu." Kata Ketua FKMPP, Bachtiar kepada media, Kamis 05 Juni 2025.
Menurutnya, pengurangan waktu belajar siswa SMA/SMK untuk menekan angka tawuran dan kenakalan remaja seperti yang disampaikan Gubernur Bobby Nasution, bukanlah jaminan hal itu tidak akan terjadi. Namun malah sebaliknya, penghematan waktu sekolah dari libur satu hari menjadi dua hari, dikhawatirkan membuat para remaja itu semakin bebas berkeliaran, berkumpul bersama teman seumuran dan sepermainan, karena menikmati waktu lebih panjang.
Baca Juga:
"Apa yang di harapkan pak Bobby untuk meningkatkan waktu kebersamaan antara anak dan orang tua, serta mempererat hubungan keluarga sebagai benteng utama pendidikan karakter anak sangatlah baik, tetapi bukan pula dengan mengurangi jam sekolahnya. Lagian, semua kita tau bahwa anak anak Gen-Z ini merupakan generasi instan, , cenderung sulit di atur, apalagi di tekan, jadi selama dua hari tak sekolah sudah jelas merepotkan orang tua karena sebagai anaknya ada yang tak pulang, dan ada juga yang pergi pagi pulang pagi."Ucapnya.
Untuk itu, FKMPP mengusulkan kepada Gubernur Sumut, agar tidak mengurangi jam siswa belajar ke sekolah, melainkan yang harus dirubah yaitu, lima hari dipergunakan belajar reguler dan satu hari untuk memfokuskan kegiatan ekstrakulikuler siswa di sekolah, atau dengan kata lain mengasah bakat mereka dari berbagai bidang.
"Seperti olah raga atau mengasah bakat siswa dalam kesenian, keterampilan, atau memperdalam ilmu teknologi dan digitalisasi sesuai dengan kemajuan jaman. Pemerintah tinggal memfasilitasi saja sekolah sekolah beserta SDM nya sepeti Guru yang memang terbaik di bidangnya masing masing. Dengan begitu siswa tetap melakukan hal positif diawasi oleh gurunya dan orang tua tak perlu was-was menjaga anaknya."Tutupnya.
Baca Juga:
Seperti diketahui, Bobby Nasution berencana mengusulkan kebijakan pengurangan hari sekolah, seperti meliburkan siswa di hari Sabtu, sebagai salah satu solusi menekan fenomena tawuran antar pelajar.
"Kami mengusulkan terhadap pembinaan ini dari sisi jam belajar disekolah, kita ingin seluruh sekolah yang ada di Sumut, kalau bisa setiap hari sabtu itu libur, agar para remaja punya waktu yang lebih bersama keluarga. Hal tersebut sudah kami kaji apa yang dibuat Kang Dedi (Gubernur Jabar) kan kita pelajari dulu," kata Bobby dikutip Selasa, 6 Mei 2025.
Polres Binjai Tegaskan Komitmen Perangi Narkoba, Operasi Antik Toba 2026 Ungkap 23 Kasus dan 28 Tersangka
Hukrim
Satuan Mahasiswa Kolaborasi Sumatera Utara (SMKSU) Aksi Unjuk Rasa di Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara Terkait Dugaan KKN Pengadaan Aspal
Hukrim
Rp33,5 Miliar Jadi Sorotan, DPW HARI SUMUT Siapkan Laporan Dugaan KKN di Dinas Cipta Karya Deli Serdang ke Kejati Sumut
Hukrim
Medan, asatupro.com Demi memperkuat kualitas pendataan, Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Medan melatih seluruh petugas sensus ekonomi 20
Ekonomi
KPKM RI Desak Penertiban Galian C di Simalungun, DLH Tegaskan Daerah Punya Hak Awasi Lingkungan
Daerah
Kapolda Sumut Buka Pekan Olahraga dan Rohani Sambut Hari Bhayangkara Ke80
Medan
100 Personel Brimob Sumut Siaga Semalaman, Jaga Kondusivitas Wilayah dan Respons Cepat Aduan Masyarakat
Medan
Mempersempit Ruang Gerak Pelaku Kejahatan Jalanan 100 Personil Patroli di Kota Medan dan Jajarannya
Medan
Kapolres Langkat Tunjukkan Kepedulian Terhadap Lansia di Secanggang, Humanisme Polri Hadir di Tengah Masyarakat
Daerah
Komandan Resimen Arhanud 1 Pasgat Mengikuti Olah Raga Bersama dan Sosialisasi Kesehatan Bagi Anggota serta Keluarga Besar Resimen Arhanud 1
Medan