Gelar KRYD, Sat Reskrim Polres Simalungun Ajak Warga Bersatu Perangi Premanisme, Judi, Narkoba, dan Geng Motor
Gelar KRYD, Sat Reskrim Polres Simalungun Ajak Warga Bersatu Perangi Premanisme, Judi, Narkoba, dan Geng Motor
Peristiwa
Medan,asatupro.com-Perkumpulan Demokrasi Masyarakat Empat Belas (PD14) berencana melaporkan sejumlah pejabat yang berwenang di Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Sumatera Utara terkait pelaksanaan kegiatan Gebyar Pajak Sumut 2026 yang menelan anggaran sekitar Rp28 miliar.
Kegiatan tersebut dinilai sarat pemborosan dan diduga kuat berindikasi korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN) dalam proses pelaksanaannya.
Penggiat antikorupsi dari PD14, Dolli Nurhadiansyah, mengatakan kegiatan gebyar pajak dengan anggaran fantastis tersebut tidak memiliki urgensi yang jelas, terlebih di tengah kondisi ekonomi yang sedang tidak stabil serta situasi pasca bencana banjir dan longsor di sejumlah wilayah.
Menurutnya, apabila tujuan kegiatan tersebut untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), seharusnya Bapenda cukup menjalankan tugas pokoknya sesuai amanat undang-undang dan peraturan daerah yang berlaku.
Baca Juga:
"Kalau tujuannya meningkatkan PAD, bukankah itu memang tugas Bapenda sebagai SKPD? Mereka cukup menjalankan target dan kewajiban sesuai amanat undang-undang dan perda," ujar Dolli.
Ia juga menilai kegiatan gebyar pajak dengan hadiah utama mobil tidak memiliki urgensi dan patut dipertanyakan.
Dolli bahkan meminta Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, agar meninjau kembali urgensi kegiatan tersebut.
Baca Juga:
"Kalau gebyar-gebyar seperti ini tidak bernilai urgensi dan justru terkesan dipaksakan di tengah kondisi ekonomi global dan nasional yang tidak baik-baik saja," katanya.
Menurutnya, kegiatan tersebut juga tidak tercantum dalam amanat Perda Nomor 1 Tahun 2024 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah yang mengatur jenis pajak daerah, retribusi daerah serta tata cara pemungutannya.
Peraturan daerah tersebut, kata Dolli, justru menegaskan mekanisme pemungutan pajak yang harus dijalankan pemerintah daerah tanpa perlu kegiatan seremonial dengan anggaran besar.
"Bayar pajak itu kewajiban warga negara. Tanpa gebyar pun masyarakat tetap harus membayar pajak. Jadi kegiatan seperti itu tidak menjadi faktor utama peningkatan kepatuhan," ujarnya.
Ia juga menyoroti bahwa Bapenda Sumut sebenarnya telah memiliki petugas khusus penagihan pajak yang jumlahnya mencapai 6.630 orang dengan anggaran sekitar Rp24 miliar.
Selain itu, setiap tahun pemerintah daerah juga rutin menggelar program pemutihan pajak yang dinilai sudah cukup efektif meningkatkan kepatuhan masyarakat.
PD14 menduga terdapat beberapa indikasi penyimpangan dalam kegiatan tersebut, di antaranya:
Dugaan pengkondisian lelang. Dugaan komisi proyek sekitar 5 persen. Dugaan mark-up harga dalam pengadaan barang dan jasa.
"Tiga poin ini merupakan pola yang sering kita dengar dalam persekongkolan tender pengadaan barang dan jasa," jelas Dolli.
Ia menegaskan bahwa PD14 tidak hanya menyampaikan kritik melalui media, tetapi akan menempuh langkah hukum dengan melaporkan dugaan tersebut kepada aparat penegak hukum.
"Dalam waktu dekat seluruh dokumen dan bahan pengaduan masyarakat (Dumas) sedang kami siapkan. Setelah lengkap, akan kami laporkan ke KPK, Kejaksaan dan Kepolisian," tegasnya.
Gelar KRYD, Sat Reskrim Polres Simalungun Ajak Warga Bersatu Perangi Premanisme, Judi, Narkoba, dan Geng Motor
Peristiwa
Hotman Paris Minta Maaf Secara Terbuka, MIO Indonesia Batalkan Rencana Dumas ke Polda Metro Jaya
Nasional
Pemerintah Aceh terus berkomitmen menyiapkan sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing global
Daerah
Wakil Gubernur Aceh melaksanakan rangkaian safari silaturahmi dengan para ulama melalui kunjungan ke sejumlah dayah di Aceh Selatan.
Daerah
LPA Deli Serdang Apresiasi Satresnarkoba Polresta Deli Serdang &ndash Ungkap Kasus Narkoba Besar, Selamatkan 250 Ribu Jiwa
Daerah
Tim gabungan Polres Aceh Selatan bersama Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Aceh berhasil mengungkap kasus pencurian dengan kekerasan.
Daerah
Penyelidikan Dugaan Korupsi Meubelir Langkat Rp48,4 Miliar Disorot, Kejati Sumut Didesak Tuntaskan Kasus
Hukrim
Wakil Bupati Dairi Melayat ke Rumah Duka Korban Kecelakaan Sibolangit, Sampaikan Belasungkawa Mendalam kepada Keluarga
Daerah
MIO Indonesia Kecam Pernyataan Hotman Paris Jangan Rendahkan Profesi Wartawan!
Nasional
TokohTokoh TOGA Pandiangan Hadiri Pesta Budaya Mengratahi Sulang Marga Solin di Tinada
Daerah