"Operasi Zebra Toba 2024 adalah langkah nyata dalam menurunkan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas serta mewujudkan jalan raya yang lebih tertib dan aman bagi masyarakat," ucapnya.
Masalah keamanan, ucap AKBP Janton Silaban lebih lanjut, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas di Sumatra Utara masih menjadi perhatian serius yang harus kita hadapi bersama. Berdasarkan data dari Ditlantas Polda Sumut dan Polres jajaran pada September 2024, tercatat sebanyak 7.843 pelanggaran lalu lintas. Ini menunjukkan bahwa tingkat kepatuhan masyarakat terhadap aturan lalu lintas masih jauh dari harapan, ujar Kapolres dalam sambutannya.
Kapolres menambahkan, bahwa upaya dalam menegakkan hukum harus diiringi dengan langkah-langkah preventif yang kuat. Edukasi lebih luas tentang pentingnya keselamatan berlalu lintas perlu diberikan, serta kesadaran masyarakat terhadap aturan berlalu lintas harus terus ditingkatkan.
"Operasi Zebra Toba 2024, yang berlangsung selama 14 hari mulai 14 Oktober hingga 27 Oktober 2024, diharapkan dapat memberikan dampak signifikan, menekan angka pelanggaran, dan menyelamatkan lebih banyak nyawa di jalan raya Sumatra Utara," ungkapnya.
Baca Juga:
Operasi ini merupakan bagian dari program kepolisian untuk menjaga ketertiban lalu lintas dan memastikan keamanan bagi pengguna jalan di wilayah Sumatra Utara, terutama menjelang akhir tahun, pungkasnya.**
Tags
beritaTerkait
komentar