Sosialisasi Pencegahan Paham Radikal, Sumut Merupakan Salah Satu Provinsi di Luar Jawa Dengan Anak Terpapar Radikal
Sosialisasi Pencegahan Paham Radikal, Sumut Merupakan Salah Satu Provinsi di Luar Jawa Dengan Anak Terpapar Radikal
Nasional
Medan,asatupro.com-Ketua Perkumpulan Masyarakat Demokrasi 14 Sumatera Utara (PD 14 Sumut), Muhri Fauzi Hafiz, menyampaikan keprihatinannya atas langkah sejumlah pihak yang melaporkan Jusuf Kalla ke Polda Metro Jaya.
Laporan tersebut terkait pernyataan Jusuf Kalla dalam ceramah di Masjid Universitas Gadjah Mada beberapa waktu lalu. Selain dikenal sebagai Wakil Presiden RI ke-10 dan ke-12, ia juga saat ini menjabat sebagai Ketua Umum Dewan Masjid Indonesia periode 2024–2029.
"Ya, kami prihatin melihat 'bernafsunya' kelompok yang melaporkan Pak Jusuf Kalla ke Polda Metro Jaya. Ada apa? Apakah sudah tidak ada lagi semangat cinta kasih dan memaafkan? Apakah dialog atau penyampaian fakta sejarah harus selalu diselesaikan lewat proses hukum?" ujar Muhri Fauzi Hafiz kepada wartawan di Medan, Selasa (14/4/2026).
Ia menilai, jika polemik ini terus bergulir, dikhawatirkan akan memicu dampak yang lebih luas secara nasional, termasuk potensi reaksi dari para pendukung Jusuf Kalla yang dikenal sebagai tokoh bangsa dengan reputasi internasional.
Baca Juga:
Diketahui, laporan terhadap Jusuf Kalla diajukan oleh Dewan Pimpinan Pusat Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (DPP GAMKI) bersama sejumlah lembaga Kristen lainnya. Laporan tersebut didaftarkan dengan nomor LP/B/2546/IV/2026/SPKT/POLDAMETROJAYA dan LP/B/2547/IV/2026/SPKT/POLDAMETROJAYA.
Ketua Umum DPP GAMKI, Sahat Sinurat, yang juga merupakan pengurus pusat Partai Solidaritas Indonesia (PSI), melaporkan dugaan penistaan agama dengan merujuk pada sejumlah pasal dalam Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023.
"Ya, sah-sah saja melapor. Tapi tidak semua hal harus dibawa ke polisi. Kami prihatin, sekelas Sahat Sinurat yang dikenal cerdas dan memiliki komunikasi yang baik di lingkaran pusat kekuasaan, justru terkesan cepat mengambil langkah hukum karena emosi sesaat," tegas Muhri Fauzi Hafiz.
Baca Juga:
Ia menegaskan, langkah tersebut berpotensi menimbulkan dampak luas secara nasional dan memperkeruh situasi jika tidak disikapi dengan bijak.
Sosialisasi Pencegahan Paham Radikal, Sumut Merupakan Salah Satu Provinsi di Luar Jawa Dengan Anak Terpapar Radikal
Nasional
Dana Revitalisasi Rp774 Juta di Silahisabungan Dairi Dipertanyakan, Diduga Rangka Atap Lapuk Dipakai Kembali
Peristiwa
Sikapi Situasi PT Milano, Idris Siregar Ajak Warga Labuhanbatu Selesaikan Masalah dengan Kepala Dingin
Peristiwa
KAPOLRI Pengungkapan 1,16 Ton Ketamine Kapal MT Global 168 Selamatkan 5,8 Juta Jiwa
Peristiwa
Ngopi Kamseltibcar Lantas di Rambah, Kasatlantas Polres Rohul Ajak Masyarakat Utamakan Keselamatan
Daerah
Aktivis Muda DPP AJUDAN Desak Polri Serius Berantas Perjudian dan Narkoba Hingga ke AkarAkarnya
Nasional
APH Didesak Usut Temuan BPK Atas Penerimaan dan Pengelolaan Retribusi Sampah di Dinas LH Kabupaten Karo
Peristiwa
DPW PSI Sumut Serahkan 8 SK DPC Kota Pematang Siantar, Tegaskan Kesiapan Sukseskan HUT dan Rapimnas di Surabaya
Politik
Sijunjung Peringati Hari Santri Nasional 2026 Ribuan Santri dan Tokoh Berkumpul di Kamang Baru
Daerah
ALI YUSRAN GEA Perlihatkan Surat Persetujuan Relokasi RS KELAS D PRATAMA Dari Kemenkes di Hadapan Hakim
Hukrim