"Diharapkan ilmu yang diperoleh tidak hanya berguna bagi diri sendiri tetapi juga bagi masyarakat. Mahasiswa diharapkan dapat menjadi agen literasi di lingkungannya," kata Faisal.
Pada kesempatan yang sama, dilakukan pula temuwicara atau talkshow bertema "Aset Kripto dan Perkembangan Inovasi Keuangan Digital di Indonesia", dengan narasumber Ketua Career Development and Alumni Center (CDAC) UMSU Sukma Lesmana.
Kemudian, Wakil Kepala Eksekutif Aset Digital dan Kripto, Asosiasi Fintech Syariah Indonesia (AFSI) Jodhi A. Sardjono, dan Direktur Grup Inovasi Keuangan Digital (GIKD) OJK Ludy Arlianto.
Temuwicara ini memberikan wawasan mengenai tren aset digital, pengembangan aset kripto berbasis syariah, serta arah kebijakan OJK dalam memperkuat ekosistem inovasi keuangan digital di Indonesia.
Baca Juga:
Melalui acara "OJK Digital Financial Literacy", OJK berkomitmen untuk memperluas jangkauan edukasi dan mendorong literasi keuangan digital di berbagai wilayah Indonesia.
OJK berharap generasi muda tidak hanya menjadi pengguna layanan keuangan digital yang bijak dan aman, tetapi juga berperan sebagai inovator dalam membangun masa depan sektor keuangan digital yang inklusif dan berkelanjutan.
Baca Juga:
Tags
beritaTerkait
komentar