Oleh karena itu,
Hasan Fawzi bilang, sangat penting bagi semua pihak, terutama kalangan mahasiswa, untuk betul-betul memahami dan mempelajari karakteristik, manfaat, dan risiko yang ada.
"Khususnya sebelum memutuskan untuk mengakses layanan keuangan digital. Dengan pemahaman yang memadai," pinta Hasan Fawzi.
Dia berharap para mahasiswa dapat memperoleh manfaat yang optimal dari aset keuangan digital, aset kripto, dan layanan keuangan digital lainnya.
Hasan Fawzi juga berharap melalui kegiatan Digital Financial Literacy para mahasiswa UMSU dapat lebih mengenal dan memahami inovasi keuangan digital yang berada di bawah pengawasan OJK.
Baca Juga:
Untuk selanjutnya, sambungnya lagi, diharapkan agar para mahasiswa dapat memanfaatkan produk keuangan digital tersebut secara bijak dan bertanggung jawab.
Dalam kesempatan yang sama, Kepala OJK Sumut Khoirul Muttaqien mengajak para mahasiswa untuk merencanakan keuangan sejak dini dan menjadi investor yang bijak di era digital.
Khoirul Muttaqien lalu menyampaikan tiga pesan kunci agar para mahasiswa dapat menjadi calon digital human capital dan digital investor masa depan.
Baca Juga:
Tags
beritaTerkait
komentar