Jumat, 24 April 2026
Selmat Idul Fitri 1447 Hijriah

Lokasi Narkoba dan Judi Milik Bandar Bernama Ramos di Jalan Alternatif Menuju Gundaling Diduga Dapat Restu Kapolsek Berastagi

Redaksi - Jumat, 05 September 2025 00:55 WIB
Lokasi Narkoba dan Judi Milik Bandar Bernama Ramos di Jalan Alternatif Menuju Gundaling Diduga Dapat Restu Kapolsek Berastagi
Di Duga Lokasi Peredaran Narkoba dan Perjudian Berkedok Permainan Mesin Tambak Ikan Kembali Mencoreng Citra Pariwisata Berastagi, Kabupaten Karo

Tanah Karo, Berastagi,asatupro.com-Aktivitas peredaran narkoba dan perjudian berkedok permainan mesin tembak ikan kembali mencoreng citra pariwisata Berastagi, Kabupaten Karo. Sebuah lokasi di jalan alternatif menuju kawasan wisata Gundaling, yang disebut-sebut dikuasai bandar bernama Ramos, bebas beroperasi tanpa gangguan aparat. Dugaan keterlibatan oknum kepolisian Polsek Berastagi, mencuat ke permukaan.

Informasi dari sejumlah warga menyebutkan, lokasi itu telah lama menjadi tempat transaksi narkoba, sekaligus arena perjudian. Aktivitas tersebut berlangsung hampir setiap hari menarik puluhan pengunjung, bahkan hingga larut pagi.

"Semua orang tahu siapa pemiliknya. Ramos itu pemain lama, bisnisnya sudah ke mana-mana," ujar seorang warga yang enggan disebutkan namanya, Jumat (5/9/2025).

Warga juga menuturkan, meski aktivitas itu berlangsung terang-terangan, tidak ada tindakan dari pihak kepolisian. "Kalau sampai aparat nggak tahu, rasanya mustahil. Lokasinya di jalur ramai, nggak jauh dari kota Berastagi," kata warga lain dengan nada heran.

Baca Juga:

Dugaan Restu Dari Oknum Aparat

Ketiadaan tindakan hukum membuat publik nmenduga ada restu dari oknum aparat, bahkan di level pimpinan. Kapolsek Berastagi dislebut-sebut mengetahui keberadaan ķ tersebut namun tidak mengambil langkah tegas.

"Kalau sudah lama dibiarkan, bisa jadi ada 'main mata' dengan pemilik," ujar seorang tokoh masyarakat Karo.

Baca Juga:

Ancaman Serius Bagi Wisata dan Generasi Muda

Berastagi yang dikenal sebagai destinasi wisata andalan Sumatera Utara terancam citranya akibat maraknya peredaran narkoba dan judi. Aktivis anti-narkoba Sumut, Dolly Nurhadiansyah menilai kasus ini harus menjadi perhatian serius aparat hukum.

Selain merusak moral, keberadaan lokasi haram tersebut juga dikhawatirkan menurunkan minat wisatawan. "Bagaimana orang mau datang kalau nama Berastagi identik dengan narkoba dan judi? Ini bahaya," tambahnya.

Desakan Tindakan Tegas dari Polres dan Polda

Masyarakat mendesak Kapolres Tanah Karo dan Polda Sumut untuk turun tangan membongkar jaringan tersebut. Penindakan terhadap bandar seperti Ramos dianggap penting untuk memutus rantai peredaran narkoba dan perjudian.

"Kalau dibiarkan, masyarakat akan menganggap aparat ikut bermain. Kami minta Kapolda langsung yang turun tangan," kata seorang tokoh adat.

Hingga kini, publik menunggu langkah nyata pihak kepolisian dalam menindak praktik ilegal yang mencoreng nama baik daerah wisata Berastagi ini.

Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Polres Pelabuhan Belawan Ringkus Pelaku Begal Motor, Hasil Tes Urine Positif Narkoba
3 Hari Dikejar, Polres Belawan Ringkus Begal Sadis Sopir Tangki, 2 Pelaku Ditangkap
Kapolres Pelabuhan Belawan Silaturahmi dengan Tokoh Nelayan Tradisional, Tegaskan Komitmen Jaga Kamtibmas
Jatanras Polda Sumut Tangkap Pelaku Begal Sadis hingga Aceh
Polres Tapteng Redam Potensi Tawuran Remaja di Rusunawa Pandan, Sebilah Parang Disita
Polres Karo Tuntaskan Puluhan Kasus dalam 100 Hari, Kapolres : “Kami Tidak Bisa Bekerja Sendiri”
komentar
beritaTerbaru