Sabtu, 10 Oktober 2026
HUT TNI KE 81

Sinergi Penanganan Perkara Sipil dan Militer Telah Terbangun dengan Baik di Sumut

Hendrik Hutabarat - Jumat, 21 November 2025 17:17 WIB
Sinergi Penanganan Perkara Sipil dan Militer Telah Terbangun dengan Baik di Sumut
Dok. Kejati Sumut
Sinergisitas dalam penanganan hukum yang melibatkan sipil dan militer yang ada di wilayah hukum Sumatera Utara (Sumut) telah diterapkan dengan baik oleh Kejati Sumut.

Pelaksana Harian (Plh.) Kepala Seksi (Kasi) Penerangan Hukum (Penkum) Kejati Sumut, Indra Ahmadi Hasibuan SH MH, bilang bahwa kegiatan monitoring dan evaluasi ini bertujuan sebagai cross check kinerja bidpimil Kejati Sumut yang saat ini di pimpin oleh Kolonel TNI Lukas Sambiono.

Ditambahkan Indra Hasibuan, kunjungan tersebut merupakan suatu kehormatan bagi jajaran Kejati Sumut, khususnya Bidpimil, seperti yang telah disampaikan oleh Kajati Sumut, Dr Harli Siregar, dalam rapat monev tersebut.

"Bidang pidana militer Kejati Sumut terus bekerja sesuai tugas pokok dan fungsinya terutama dalam rangka koordinasi lintas sektor dengan rekan rekan Tentara Nasional Indonesia dari tiga matra yaitu darat, laut dan udara," ucap Indra Hasibuan.



Baca Juga:

"Hal ini dilakukan guna sinkronisasi dan koordinasi pencegahan dan penindakan perkara koneksitas di wilayah hukum Sumut dan sejalan dengan cita cita yang terkandung dalam konstitusi" tegas Indra Hasibuan.

Sumber
:
Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
beritaTerkait
GEMPAR! Warga Pematangsiantar Klaim Dimintai Ratusan Juta Terkait Kasus TPPO, Kapolda Sumut Ditantang Bongkar Dugaan 'Pengkondisian Perkara'
Pelindo Multi Terminal Belawan Catat Kinerja Positif hingga Agustus 2026
Pernah Apresiasi Kejari Medan, Kini Bobby Soroti Oknum Jaksa, Sutrisno: Jangan Lupa Sejarah
Istana Tegaskan Belum Kirim Surpres Pergantian Panglima TNI ke DPR
KPK Kembali Tetapkan 8 Tersangka, Sutrisno Pangaribuan: Siapa “Sutradara” di Balik Kasus Jalan BBPJN Sumut?
Presiden Prabowo Tekankan Kekompakan, Integritas, dan Kesiapsiagaan 800 Perwira Tinggi TNI-Polri di Istana
komentar
beritaTerbaru