Koordinasi lintas sektor melalui Forum Komunikasi Pemerintah Daerah dalam upaya mempertahankan status Eliminasi Malaria
Koordinasi lintas sektor melalui Forum Komunikasi Pemerintah Daerah dalam upaya mempertahankan status Eliminasi Malaria
Daerah
Medan,asatupro.com-Kasus dugaan korupsi senilai Rp2,2 miliar, Kejatisu menetapkan sekaligus menahan seorang analis kredit berinisial LPL terkait dugaan penyimpangan dalam pemberian fasilitas kredit di Bank Sumut Cabang Pembantu Krakatau, Medan, Senin (10/11/2025).
Namun, atas kasus tersebut, Kejatisu dalam keterangan persnya menyebutkan akan melakukan penyelidikan lanjutan dengan mengungkap keterlibatan pihak lain atas kasus korupsi tersebut.
Berdasarkan informasi dari yang sedang ramai di media, di ketahui pimpinan KCP Bank Sumut Karakatau pada tahun 2012 berinisial ZI alias U.
Sumber terpecaya menyebutkan Z sebagai pimpinan diduga terlibat dan mengetahui proses pencairan kredit bermasalah tersebut, di mana nilai agunan tidak sesuai dengan jaminan sebenarnya serta beberapa dokumen yang dimanipulasi.
Baca Juga:
"Kasus kalau ngak salah satu agunan yang dijaminkan di duga di dua bank berbeda yaitu BRI dan Bank Sumut. Nah kedua duanya cair. Dan di Bank Sumut ternyata kredit tersebut bermasalah dan mengindikasikan adanya manipulasi dokumen," ungkap sumber yang enggan disebut namanya.
Atas permasalah tersebut Z kemudian merasa tak nyaman. Ia diduga mencoba mencari cara dengan berrpindah - pindah tugas di beberapa cabang Bank Sumut lainnya di Kota Medan. Hngga akhirnya ia mengundurkan diri pada 2016.
Bahkan, Z yang mempunya banyak kerabat pejabat dan Aparat Penegak Hukum di Negara ini, khususnya di Sumatera Utara. Ia disebut memiliki kedekatan dengan salah satu petinggi di Kejati Sumut dan sering terlihat ke Gedung di Jalan A.H. Nasution Medan.
Baca Juga:
Kasus ini juga mengungkap nasabah yang mendapat kan kredit tersebut bernama Eko. Ia diduga sudah menjalani beberapa kali pemanggilan di Kejatisu dan dikabarkan lolos alias kabur ke Jakarta.
Publik pun menanti langkah tegas dari aparat penegak hukum. Apakah Kejati Sumut akan menetapkan tersangka baru dalam kasus korupsi kredit fiktif Bank Sumut yang telah merugikan negara miliaran rupiah ini?
Koordinasi lintas sektor melalui Forum Komunikasi Pemerintah Daerah dalam upaya mempertahankan status Eliminasi Malaria
Daerah
Penyekapan Demi Uang di Perusahaan Kecil Maupun Perusahaan Raksasa, Mintarsih Ada Perbedaannya
Nasional
Medan, asatupro.com Merasa sudah tidak tahu lagi harus menyampaikan uneguneg ke siapa, sejumlah warga Kelurahan Sempakata, Kecamatan Med
Medan
Jakarta,asatupro.comKomisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) untu
Ekonomi
Padangsidimpuan, Asatupro.com Sekretaris DPRD (Sekwan) Kota Padangsidimpuan, Roy Susanto Siagian, diduga asbun (asal bunyi) saat memberi
Daerah
Langkah BNNK Deli Serdang Tuai Dukungan Tokoh Agama dan Masyarakat, Pasca Operasi Gabungan di Cafe Kita Patumbak 1
Peristiwa
Jajaran Kodim 0208/Asahan Konsisten Gelar Nobar FIFA World Cup 2026 Bersama Masyarakat di Wilayah Binaan
Olahraga
Harga Beras Nasional Masih Stabil Tinggi, Cabai dan Daging Jadi Sorotan Pasar Hari Ini
Ekonomi
Tak Kenal Lelah Sat Narkoba Polres Deli Serdang Ringkus Pria Pengedar Sabu
Hukrim
Bagaikan Kota Gersang Dengan Maraknya Penebangan Pohon Sehat Ditepi Jalan SM Raja Medan
Medan