PalmCo dan ITS Garap Bersama Bensin Sawit, Mentan Jadi Saksi
Surabaya, asatupro.com PTPN III Sub Holding PTPN IV PalmCo melakukan gebrakan besar bersama kampus Institut Teknologi Sepuluh Nopember (IT
Perkebunan
Jakarta, asatupro.com - Melalui sebuah media nasional di Jakarta beberapa waktu yang lalu, Chief Economist Bank Dunia untuk Kawasan Asia Pasifik, Aaditya Mattoo, memberikan pernyataan terkait perkembangan perekonomian Indonesia beberapa tahun terakhir.
Aaditya Mattoo menyatakan bahwa dinamika kondisi ekonomi Indonesia ternyata masih sangat bergantung pada fluktuasi siklus harga komoditas dunia, khususnya batubara dan minyak kelapa sawit.
Terkait kritikan tersebut, Menteri Perindustrian (Menperin), Agus Gumiwang Kartasasmita, seperti dikutip asatupro.com, Jumat (11/10/2024),
memberikan sebuah penjelasan yang komprehensif.
Baca Juga:
Menperin Agus Gumiwang Kartasasmita menyampaikan pandangannya dalam sebuah acara peluncuran buku "Hilirisasi Sawit, Cegah Middle Income Trap" yang ditulis karya Saleh Husin, Menperin sebelumnya, di Pusat Industri Digital (PIDI) 4.0 Jakarta, Rabu (9/10/2024).
Agus Gumiwang Kartasasmita mengaku telah mengamati laporan dari pihak Bank Dunia dimaksud, dan justru tidak terlihat menyinggung soal fluktuasi harga komoditas dan kebijakan restriksi impor.
Karenanya, Agus Gumiwang Kartasasmita menganggap aneh kutipan yang dilakukan oleh pihak media nasional tersebut terhadap laporan Bank Dunia tersebut terkait perekonomian nasional.
Baca Juga:
Kemudian Agus Gumiwang Kartasasmita juga melihat pernyataan Mattoo yang juga dikutip adalah tentang kebijakan restriksi impor pemerintah Indonesia yang dianggap masih cukup ketat.
Khususnya untuk beberapa komoditas dan produk yang dinilai mengakibatkan sektor manufaktur nasional belum cukup kuat untuk menopang perekonomian Indonesia di saat siklus harga komoditas melandai.
Menperin menyampaikan, hal tersebut juga kontradiktif, karena restriksi impor diterapkan sebagai affirmative action untuk melindungi industri dalam negeri.
"Restriksi impor tidak melulu salah, tapi kebijakan yang dilakukan oleh pemerintah RI adalah pengetatan impor untuk barang-barang jadi," ujar Menperin.
"Kami tidak pernah mempunyai kebijakan merestriksi impor bahan baku karena penting sekali bagi industri dalam negeri dan juga meningkatkan daya saing," kata Menperin kembali.
Tujuan kebijakan restriktif tersebut, Menperin mengataman hal itu dilakukan untuk melindungi industri dalam negeri, sekaligus meningkatkan daya saingnya di pasar global.
"Dan ini terbukti bahwa sewaktu pasar global lesu karena pandemi Covid-19 dan terjadinya konflik global, pasar domestik yang diisi oleh produk manufaktur menjadi penopang dan game changer bagi perekonomian Indonesia," tegas Menperin.
Selain bertujuan melindungi industri dalam negeri, Menperin juga menyatakan kalau pengetatan impor juga diharapkan meningkatkan kinerja manufaktur dan menopang perekonomian Indonesia.
"Negara lain saja semakin memperketat masuknya produk-produk negara lain, masa kita malah melonggarkannya," tegas Menperin Agus Gumiwang Kartasasmita.
Surabaya, asatupro.com PTPN III Sub Holding PTPN IV PalmCo melakukan gebrakan besar bersama kampus Institut Teknologi Sepuluh Nopember (IT
Perkebunan
FKPPI Rayon 020202 Tanjung Morawa Gelar Ramah Tamah Akhir Syawal, Santuni 200 Anak Yatim dan Janda
Daerah
Suka Makmue, asatupro.com Demi mewujudkan visi Bupati Dr. Teuku Raja Keumangan SH.MH atau yang lebih dikenal dengan nama Bupati TRK, Yusla
Ekonomi
Zuriat Kesultanan Negeri Langkat Dorong Pengembangan UMKM dan Wisata Budaya
Daerah
Medan,asatupro.comGerakan Kaya Raya Bersama Rakyat Indonesia (GKRBRI) melaksanakan kegiatan Halal Bi Halal (HBH) yang dirangkai dengan dis
Medan
Wakil Bupati Wahyu Daniel Sagala Tegaskan Komitmen Pelayanan Publik, 18 Puskesmas Dairi Resmi Terapkan BLUD
Daerah
Bupati Antar Kepergian Almarhum Kades Mbelang Malum Sunta Tutur Simorangkir
Daerah
MR KAHMI Fakultas Dakwa dan Komunikasi UIN Sumatera Utara Medan Laksanakan Seminar Nasional dan Halal Bihalal
Pendidikan
Langkat,asatupro.comProgram TMMD 128 dalam kegiatan membangun sumur bor dan MCK bertujuan menyediakan akses air bersih dan fasilitas sanita
Daerah
Antiklimaks! Laporan Ormas Kristen terhadap Muhammad Jusuf Kalla Terbaca sebagai Manuver Politik
Nasional