Kunjungan Kerja Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga ke Kabupaten Dairi
Kunjungan Kerja Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga ke Kabupaten Dairi
Daerah
Tapanuli Tengah,asatupro.com-Ketua Umum Dewan Pimpinan Daerah Cendekia Muda Muslim Indonesia (CMMI), Anggiat Marito, menyampaikan sikap tegas terkait dugaan persekusi yang dialami seorang siswa SMAN 1 Plus Matauli Pandan. Kasus ini mencuat setelah orang tua korban, yang juga Ketua DPD Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) Tapanuli Tengah, membagikan kronologi dan ungkapan hati di media sosial.
Dalam unggahan tersebut, ia menyampaikan apresiasi kepada Kepala Sekolah, Bapak Deden, wali kelas, dan sejumlah guru yang hadir saat korban, Sony Michael, dirawat serta divisum di RS Meta Medika Sibolga. Ia juga berterima kasih kepada Kapolres Tapanuli Tengah, AKBP Wahyu Endrajaya, yang turun langsung ke sekolah serta jajaran kepolisian yang memintai keterangan terkait kasus ini.
"Saya sebagai keluarga korban membutuhkan perlindungan dan pertolongan dari Polres Tapteng dalam menindak terduga pelaku. Semoga pemulihan traumatik pasca penganiayaan bisa perlahan dilakukan," tulisnya.
Meski mengaku tetap percaya SMAN 1 Plus Matauli adalah salah satu sekolah terbaik di Sumatera Utara, ia menegaskan perlunya pembenahan. Orang tua korban menyerukan agar kelompok-kelompok "geng" yang meresahkan segera diberantas agar tidak ada lagi siswa lain yang menjadi korban persekusi.
Menanggapi hal ini, Anggiat Marito menegaskan bahwa persekusi di lingkungan pendidikan adalah tindakan yang tidak dapat ditoleransi.
Baca Juga:
"Institusi pendidikan harus menjadi ruang aman, bebas dari intimidasi dan kekerasan. Jangan biarkan segelintir oknum mencoreng nama baik sekolah yang selama ini menjadi kebanggaan Tapanuli Tengah dan Sumatera Utara," ujarnya, Kamis (14/8/2025).
CMMI menyampaikan tiga tuntutan utama:
Anggiat menutup pernyataannya dengan dukungan terhadap langkah pembenahan SMAN 1 Plus Matauli. "Lingkungan belajar harus aman, disiplin, dan bermartabat. Biarlah kasus ini menjadi yang terakhir."
Baca Juga:
Ora et Labora. "Cinta Tuhan, Cinta Bangsa".
Kunjungan Kerja Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga ke Kabupaten Dairi
Daerah
Dugaan Pengalihan Jaminan Fidusia Libatkan Oknum TNI, Gugatan Rp. 300 Juta Bergulir di PN Simalungun
Hukrim
Medan, asatupro.com TNIAD, termasuk Kodam I/Bukit Barisan (BB), terus memperkuat hubungan yang baik dengan seluruh wartawan dan media seb
Medan
Lotu, asatupro.com Pembangunan jembatan modular bantuan Presiden Prabowo Subianto di Desa Gunung Tua, Kecamatan Tugala Oyo, Kabupaten Nia
Daerah
GPSU Desak Poldasu Panggil Dan Periksa Kadisdik Labuhan Batu Atas Dugaan Pungli Kepsek
Daerah
3 Mantan Pejabat BGN Jadi Tersangka!, Kejagung Bongkar Dugaan Korupsi Program MBG Triliunan Rupiah
Nasional
BEM UMN AlWashliyah Gelar Aksi Jilid II, Desak Usut Dugaan Skandal Kredit Rp82,39 Miliar Bank Mandiri
Hukrim
HMI Deli Serdang Desak Kejagung Perluas Penyidikan Kasus Dugaan Korupsi Program MBG Termasuk Audit Mitra BGN
Hukrim
LLDIKTI Wilayah I Sumut Pecahkan Rekor MURI Melalui Seminar Nasional "10 Pohon Ilmu"
Pendidikan
DPP HARI Apresiasi Ketegasan Kejaksaan Agung dalam Pengusutan Dugaan Korupsi Program Gizi Nasional
Nasional