Rabu, 10 Juni 2026
LEBARAN HAJI 1447 H

Kinerja Pelayanan Rumah Sakit Umum Kota Sabang Dinilai Bobrok, Plapon Teras UGD Bolong Bolong

Soeharto - Kamis, 29 Mei 2025 21:20 WIB
Kinerja Pelayanan Rumah Sakit Umum Kota Sabang Dinilai Bobrok, Plapon Teras UGD Bolong Bolong
Rumah Sakit Umum Daera Kota Sabang Yang Tidak Diperhatikan

Sabang,asatupro.com-Banyak keluhan kekecewaan dan sakit hati masyarakat Sabang, melihat kinerja pelayanan RSUD (Rumah Sakit Umum Daerah) Kota Sabang yang semakin lama bukan semakin bagus tetapi semakin "Bobrok" pasal nya, Pasien sakit bukan ditangani diobati namun dikit dikit rujuk dibawah ke Banda Aceh, padahal pasien sakit tersebut bisa ditangani diobati di Sabang, tidak semestinya harus dirujuk di bawah ke Banda Aceh.

Apakah di Rumah Sakit Umum Kota Sabang tidak ada Dokter yang mampu menangani nya dan kemana dokter Rumah Sakit Umum itu semua, disampaikan seorang tokoh pemuda asal Bakaran Batu, Kelurahan Cot Bau Kecamatan Sukajaya Sabang inisial ZK, disampaikan kepada awak media Asatupro.comRabu (28/5/2025) dengan rasa kecewa.

Bukan hanya ini keluhan kecewaan dan sakit hati masyarakat Kota Sabang melihat manajemen pengaturan di Rumah Sakit Umum Kota Sabang terkesan Amburadul, tidak ada kebersamaan untuk membangun RSUD Kota Sabang yang lebih baik dalam melayani masyarakat.

Dokter asal PNS tidak disiplin masuk kerja dengan seenaknya hubungan kerja sama ASN yang ada di RSUD tidak harmonis setiap bidang berjalan sendiri sendiri ibarat kapal Tampa nakodah, fasilitas saran dan prasarana dalam RSUD tidak lagi memenuhi standar pelayanan minimal plapon teras depan bolong, Dinding dalam RSUD kotor/jorok, teras depan bocor saat hujan meleleh, patut dipertanyakan kemana dana APBK Sabang di Rumah Sakit Umum setiap tahun anggaran yang sudah disyahkan oleh Badan Anggaran Dewan DPRK Sabang, katanya.

Baca Juga:

Yang lebih parah nya lagi disampaikan ZK, para DokterRumah Sakit Umum Kota Sabang yang pergi sekolah keluar daerah menggunakan dana APBK Sabang, diduga begitu selesai dari sekolah nya langsung minta pinda dari Sabang, sebenar nya ini tidak diizinkan, merujuk surat keputusan Menteri Kesehatan RI, Dokter tersebut harus mengabdi dulu pada RSUD Kota Sabang selama 8 sampai 12 tahun, ada peraturan tapi diduga tidak di patuhi, kata nya lagi dengan nada sakit hati.

Tambah nya, di Rumah Sakit Umum Kota Sabang Tahun Anggaran 2025, ada anggaran Rp. 39 Miliar sumber dana DAK (Dana Alokasi Khusus), Diminta dengan dana sebesar ini, dapat mengatasi persoalan sarana dan prasarana di Rumah Sakit Umum Kota Sabang dengan tepat sasaran.

Baca Juga:
Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Izin PBG Sky Cros Milik Rumah Sakit Ibu dan Anak Rosiva Dipersoalkan
Imam Masjid Al Falah Gampong Ujong Kareung, Kota Sabang Tgk Muchtar Andhika, Mengajak Generasi Muda Islam Untuk Bergerak Meramaikan Masjid
Pangdam I/BB Tinjau Simulasi Gelar Rumah Sakit Lapangan di Makodam I/BB
Dari Medan untuk Indonesia, Alarick Danish Pradhana Soeroso Juara 1 Karateka Piala Kemenpora. Total 14 Medali Sepanjang Tahun 2025
Kapolsek Sukaramai AKP Sukanto Berutu SH Dirawat di RSUD Sidikalang Dibesuk Kapolres Pakpak Bharat
Dorong Inovasi Pendidikan, LLDikti I Minta Murni Teguh Buka Prodi Digital dan Teknologi
komentar
beritaTerbaru