UPT RSU DAERAH Kabupaten Dairi Diduga Telantarkan Pasien Rujukan di Medan
UPT RSU DAERAH Kabupaten Dairi Diduga Telantarkan Pasien Rujukan di Medan
Peristiwa
Batu Bara,asatupro.com-Di balik pernyataan Bupati Batu Bara, H. Baharuddin Siagian, yang menuai pujian karena menolak mobil dinas baru, muncul fakta berbeda dari gedung DPRD Batu Bara.
Ketua DPRD sekaligus Ketua Badan Anggaran (Banggar), M. Syafii, SH, mengungkap bahwa pengadaan mobil dinas Bupati dan Wakil Bupati sebenarnya telah diusulkan dan disetujui dalam APBD Perubahan Tahun Anggaran 2025.
Banggar: Usulan Datang dari TAPD Sendiri
Menurut Syafii, usulan tersebut berasal langsung dari Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) saat pembahasan bersama Banggar DPRD.
Baca Juga:
"Sudah kita tanyakan ke TAPD, apakah usulan itu relevan dengan Inpres Nomor 1 Tahun 2025 tentang efisiensi anggaran. Jawaban mereka: tidak apa-apa, karena mobil dinas lama sudah dilelang," ujar Syafii, Senin (6/10/2025).
Namun, lanjutnya, ketika Banggar menjadwalkan pemanggilan TAPD untuk memberikan klarifikasi lebih lanjut, tim tersebut tidak hadir.
"Sudah dibahas dan disahkan. Jadi kalau sekarang Bupati bilang menolak, ini jadi pertanyaan besar. Apakah tidak ada koordinasi dengan TAPD? Padahal TAPD itu perpanjangan tangan kepala daerah," tegas politisi PDI Perjuangan tersebut.
Baca Juga:
Nilai Anggaran Sentuh Rp2,4 Miliar
Syafii menambahkan, pengadaan mobil dinas untuk Bupati dan Wakil Bupati menelan anggaran hingga Rp2,4 miliar. Angka itu, kata dia, menimbulkan tanda tanya besar di kalangan Banggar DPRD.
"Kami di Banggar DPRD mempertanyakan apa dasar dan urgensinya. Dua koma empat miliar untuk mobil dinas kepala daerah, itu angka yang besar," ujarnya.
Syafii juga menyebut akan memanggil kembali TAPD pada Senin mendatang untuk memberikan klarifikasi resmi terkait pengusulan tersebut.
Fakta: Mobil Lama Dijual Tanpa Lelang
Sementara itu, berdasarkan informasi Kepala Sub Bidang pengamanan dan penghapusan Aset Batu Bara mengakui bahwa penjualan dua unit kendaraan dinas lama milik Bupati dan Wakil Bupati tidak dilelang, melainkan dijual langsung.
Hal itu sesuai dengan Permendagri Nomor 19 Tahun 2016 Pasal 359 Ayat 1, yang memperbolehkan penjualan kendaraan dinas kepada pejabat negara atau mantan pejabat negara tanpa dilelang
Berikut Rinciannya:
Objek Aset: 2 unit kendaraan dinas merek Mitsubishi Pajero Sport Dakar.
Penerima: Mantan Bupati Batu Bara Zahir dan mantan Wakil Bupati Oky Iqbal Frima
Nilai Penjualan:
Eks Bupati: Rp139.860.400
Eks Wakil Bupati: Rp135.609.200
UPT RSU DAERAH Kabupaten Dairi Diduga Telantarkan Pasien Rujukan di Medan
Peristiwa
Padangsidimpuan, Asatupro.com Praktisi hukum Han Aulia Nasution, S.H., M.H., mengajak masyarakat Padangsidimpuan, Tapanuli Selatan, dan
Daerah
Sosialisasi Ideologi Pancasila di Kecamatan Medan Barat, Anggota DPRD Antonius Tumanggor Ajak Perkuat Persatuan dan Kesatuan
Politik
Ketua Harian DPP HARI H.M. Nezar Djoeli Desak Pemerintah Benahi Tata Kelola Badan Gizi Nasional
Nasional
Patroli Gabungan KRYD Polres Pelabuhan Belawan Sasar Premanisme hingga Tawuran
Hukrim
Brimob Poldasu Bubarkan Aksi Balap Liar di Jalan Iskandar Muda Medan
Medan
POLRES SIMALUNGUN DIDESAK BERTINDAK! BertahunTahun Dugaan Keterlibatan Oknum Kades JG dan Keluarga dalam Lingkaran Judi Jadi Sorotan Publik
Hukrim
Diduga Rem Blong, Truk Muatan Besi Tabrak Beruntun dan Seruduk Rumah Warga di Sumbul
Peristiwa
Sosialisasi Teknis Pengoperasian Kendaraan dan Peralatan Pemadam Kebakaran, BPBD Dairi dan Batalyon Yon TP 908/Gaja Dompak Berkolaborasi
Daerah
Mengetahui Personil Sakit "Kapolres Kunjungi Rumah Personil dan Sambangi Dua Panti Asuhan Dalam Rangka HUT 80 Bhayangkara"
Daerah