Selasa, 08 September 2026
HUT INDONESIA KE 81

Wakil Bupati Wahyu Daniel Sagala Tegaskan Komitmen Pelayanan Publik, 18 Puskesmas Dairi Resmi Terapkan BLUD

Marolop Bintang - Sabtu, 18 April 2026 22:22 WIB
Wakil Bupati Wahyu Daniel Sagala Tegaskan Komitmen Pelayanan Publik, 18 Puskesmas Dairi Resmi Terapkan BLUD
upacara Hari Kesadaran Nasional dan penyerahan Surat Keputusan pengelolaan keuangan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) kepada 18 kepala puskesmas di halaman kantor Bupati Dairi.

Dairi,asatupro.com-Wakil Bupati Dairi, Wahyu Daniel Sagala, menegaskan pentingnya disiplin, tanggung jawab, dan komitmen Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat saat membacakan sambutan Bupati pada upacara Hari Kesadaran Nasional, Jumat (17/4/2026).

Disampaikan bahwa momentum Hari Kesadaran Nasional harus dimaknai sebagai penguatan kembali nilai-nilai dasar ASN BerAKHLAK, khususnya berorientasi pelayanan. ASN dituntut untuk selalu mengutamakan kepentingan masyarakat dengan layanan yang cepat, tepat, berkualitas, serta terus melakukan perbaikan berkelanjutan.

Pada kesempatan itu, Pemerintah Kabupaten Dairi juga menyerahkan Surat Keputusan pengelolaan keuangan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) kepada 18 kepala puskesmas. Kebijakan ini disebut sebagai langkah strategis dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di tengah masyarakat.

Menurut Wahyu, penerapan BLUD bukan sekadar perubahan administratif, melainkan bagian dari transformasi pelayanan publik di bidang kesehatan agar lebih fleksibel, cepat, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Puskesmas sebagai garda terdepan diharapkan mampu menerjemahkan nilai berorientasi pelayanan melalui implementasi BLUD secara nyata.

Baca Juga:

Ia juga menegaskan bahwa kebijakan ini mengacu pada regulasi yang berlaku, dengan tetap menjunjung prinsip efisiensi, efektivitas, produktivitas, akuntabilitas, dan transparansi. Pemerintah Kabupaten Dairi pun telah menyiapkan berbagai regulasi turunan untuk memastikan pelaksanaannya berjalan optimal dan dapat dipertanggungjawabkan.

Lebih lanjut, para kepala puskesmas diingatkan bahwa dengan status BLUD, mereka tidak hanya sebagai pemberi layanan kesehatan, tetapi juga sebagai pemimpin yang bertanggung jawab atas kinerja layanan dan pengelolaan keuangan. Inovasi, integritas, serta profesionalisme menjadi kunci dalam menjalankan peran tersebut.

Untuk mendukung keberhasilan implementasi, Dinas Kesehatan diminta melakukan pendampingan secara aktif dan terstruktur, sementara Inspektorat memperkuat pengawasan agar seluruh proses berjalan sesuai ketentuan.

Baca Juga:

Mengakhiri sambutan, Wahyu mengajak seluruh ASN di lingkungan Pemkab Dairi untuk terus menginternalisasi nilai-nilai ASN BerAKHLAK dalam setiap tugas dan tanggung jawab. Ia menegaskan bahwa penyerahan SK BLUD hari ini bukan hanya seremonial, tetapi bentuk komitmen nyata bahwa masyarakat adalah prioritas utama.

"Penerapan BLUD diharapkan menjadi langkah konkret menuju pelayanan kesehatan yang lebih baik, lebih cepat, dan lebih merata di Kabupaten Dairi," pungkasnya.

Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
beritaTerkait
PB-LKP Gelar Festival Cipta Lagu Pakpak 2026, Jaga Warisan Budaya Suku Pakpak
Perubahan KUA-PPAS APBD 2026 Dairi Disepakati, Jadi Pedoman RKA-SKPD
Jangan Takut Bermimpi Besar, Pesan Bupati Dairi Untuk Mahasiswa Rantau
Wakil Bupati Dairi Evaluasi Ketat Dapur SPPG, Pastikan MBG Layak dan Aman untuk Siswa
Pemkab Dairi Gelar Apel Kendaraan Dinas, Teguran Disiapkan untuk Aset yang Menunggak Pajak
Audiensi BPJS dan Pemkab Dairi, Bahas Kejar 2.270 Jiwa Lagi Jadi Peserta JKN
komentar
beritaTerbaru