Bupati Dairi Vickner Sinaga tegaskan, Transaksi Non Tunai di Desa "Tidak Bisa Ditawar Lagi"
Bupati Dairi Vickner Sinaga tegaskan, Transaksi Non Tunai di Desa "Tidak Bisa Ditawar Lagi"
Daerah
Informasi yang dihimpun menyebutkan, korban baru saja pulang mengantar anak sekolah sebelum akhirnya dihadang oleh pelaku di kawasan Jalan Ileng, Gang Mushola, Kelurahan Rengas Pulau, Kecamatan Medan Marelan.
Tanpa banyak kata, pelaku langsung melakukan aksi kekerasan hingga korban mengalami luka serius akibat sabetan senjata tajam.
Peristiwa ini sontak menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.
Warga menilai, lokasi kejadian yang tidak jauh dari kantor kepolisian seharusnya menjadi kawasan yang aman dari aksi kriminalitas.
Baca Juga:
Menanggapi kejadian tersebut, praktisi hukum Helmax Alex Sebastian Tampubolon, SH, MH yang juga Direktur Utama LBH Cakra Keadilan dan Founder HASTA Law Office, melontarkan kritik tajam terhadap kinerja aparat penegak hukum.
Menurutnya, maraknya aksi begal di wilayah tersebut menjadi indikator lemahnya pengawasan dan patroli rutin dari pihak kepolisian.
"Ini sangat memprihatinkan.
Lokasi kejadian tidak jauh dari Polsek, namun pelaku kejahatan masih leluasa beraksi secara brutal. Ini harus menjadi evaluasi serius bagi aparat kepolisian," tegas Helmax.
Baca Juga:
Ia juga mendesak pihak kepolisian untuk segera mengungkap pelaku dan meningkatkan intensitas patroli, khususnya di titik-titik rawan kejahatan.
Lebih lanjut, Helmax menegaskan bahwa negara memiliki tanggung jawab penuh dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat.
"Jika kondisi ini terus dibiarkan, kepercayaan publik terhadap aparat penegak hukum bisa semakin menurun. Jangan sampai hukum terlihat tumpul ke bawah dan kehilangan wibawa di mata masyarakat," tambahnya.
Warga sekitar berharap pihak kepolisian segera bertindak cepat dan tegas agar kejadian serupa tidak kembali terulang. Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait penangkapan pelaku.**
Bupati Dairi Vickner Sinaga tegaskan, Transaksi Non Tunai di Desa "Tidak Bisa Ditawar Lagi"
Daerah
"AMBON" Bernyanyi, Kasus 153 Gram Sabu Terbongkar Ayah Ikut Terseret, Polisi Buru Rantai Pemasok
Hukrim
Kuasa Hukum Terdakwa SR Soroti Konstruksi Dakwaan JPU Ini Sengketa UtangPiutang atau Perkara Pidana?
Hukrim
Mandoge, asatupro.com Ratusan Petani kelapa sawit yang tergabung dalam Koperasi Petani Kelapa Sawit (KPKS) Kesepakatan dan dipimpin oleh S
Perkebunan
Polda Sumut Siagakan 100 Personel Brimob dan Peralatan Lengkap PascaErupsi Gunung Sinabung
Peristiwa
Dairi Diproyeksikan Terima DBH Sumut, Pemkab Siap Genjot Pembangunan
Daerah
LLDikti Wilayah I Pertemukan Rektorat dan Yayasan dengan Mahasiswa UDA, Tuntaskan Persoalan Kendala Pindah Kampus
Pendidikan
KH. Abdul Hakim Mahfudz (Gus Kikin) Terpilih Jadi Ketua Umum PBNU Masa Khidmah 2026&ndash2031
Nasional
DPC GMNI Jakarta Timur Imbau Masyarakat Evaluasi Objektif Pemerintahan PrabowoGibran Momentum September Hitam
Nasional
Palembang, asatupro.com Sebanyak 174 petani kelapa sawit swadaya dari Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) menjalani proses penguatan dan pen
Perkebunan