Vickner-Wahyu Tepung Tawar 17 Orang Calon Haji Kabupaten Dairi
VicknerWahyu Tepung Tawar 17 Orang Calon Haji Kabupaten Dairi
Daerah
Rumah itu bukan sembarang rumah. Di sanalah tinggal orang tua Mahmud, seorang wartawan lokal yang dikenal kritis menulis soal perjudian dan praktik ilegal di wilayah Tapanuli Bagian Selatan. Malam itu, rumah keluarga kecil ini nyaris menjadi abu.
Beruntung, sang ibu dan kakak Mahmud sigap. Dengan air seadanya, mereka berhasil memadamkan api sebelum melalap seluruh rumah. Hanya tangga yang gosong, tapi rasa takut dan trauma jelas membekas.
"Kalau tidak cepat dipadamkan, rumah ini pasti sudah habis. Saya benar-benar gemetar malam itu," ucap ibu Mahmud, menahan tangis, Minggu (21/9/2025).
Baca Juga:
Meski sudah dilakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) oleh Tim Inafis, Jum'at malam (15/8/2025) Polres Padangsidimpuan, publik menilai aparat penegak hukum masih terkesan lamban dalam mengungkap pelaku.
Publik menilai sikap diam Kapolres Padangsidimpuan beserta jajarannya seolah menunjukkan rasa takut terhadap pelaku yang diduga hanya "penjahat kelas teri". Pandangan itu mencuat karena hingga kini polisi belum memberikan keterangan tegas apakah kebakaran tersebut murni insiden atau memang tindakan kriminal terencana.
Kasus pembakaran rumah orang tua wartawan yang hingga kini tak terungkap, menyisakan tanda tanya besar. Jika aparat terus bersikap pasif, publik khawatir Padangsidimpuan akan memasuki babak baru kota yang dikuasai teror dan jaringan kriminal.
Baca Juga:
Kasus ini tidak berdiri sendiri. Mahmud dikenal sebagai wartawan yang kritis menulis soal perjudian dan praktik ilegal. Wajar jika publik menduga, kebakaran ini bukan musibah, melainkan pesan diam atau keluargamu jadi korban.
Pengabaian kasus ini berpotensi melahirkan efek domino. Pelaku akan merasa kebal hukum, dan bukan tidak mungkin aksi serupa kembali menimpa keluarga wartawan lain, aktivis, bahkan tokoh masyarakat yang kritis. Padangsidimpuan bisa menjadi "zona tak bertuan" di mana hukum tak lagi dihormati.
"Kalau polisi serius, seminggu sudah bisa terungkap. Tapi yang kita lihat justru diam. Jangan-jangan mereka takut menyentuhnya," ucap Ibu Mahmud dengan nada gusar.
Kecurigaan publik makin menguat: Kapolres Padangsidimpuan diduga gentar menghadapi jaringan di balik kasus ini. Padahal, jika hanya pelaku kelas teri, seharusnya aparat bisa bergerak cepat.
"Kalau polisi saja takut, masyarakat bisa berharap ke siapa lagi?" tanya kakak Mahmud lirih, sambil menunjuk tangga yang hangus terbakar.
Tidak hanya itu, Sejumlah rekan satu profesi Mahmud, juga mendesak, dalam dua pekan ke depan harus ada titik terang kasus. Jika tidak, gelombang aksi massa dan solidaritas wartawan di Sumatera Utara diyakini akan membesar, menuntut Kapolda bahkan Kapolri turun langsung. (Red)
VicknerWahyu Tepung Tawar 17 Orang Calon Haji Kabupaten Dairi
Daerah
Sujahri Somar dalam Pidato Politik Dies Natalis ke72 GMNI Dukung TGPF DPR RI Usut Tuntas Kasus Andri Yunus
Nasional
Surabaya, asatupro.com PTPN III Sub Holding PTPN IV PalmCo melakukan gebrakan besar bersama kampus Institut Teknologi Sepuluh Nopember (IT
Perkebunan
FKPPI Rayon 020202 Tanjung Morawa Gelar Ramah Tamah Akhir Syawal, Santuni 200 Anak Yatim dan Janda
Daerah
Suka Makmue, asatupro.com Demi mewujudkan visi Bupati Dr. Teuku Raja Keumangan SH.MH atau yang lebih dikenal dengan nama Bupati TRK, Yusla
Ekonomi
Zuriat Kesultanan Negeri Langkat Dorong Pengembangan UMKM dan Wisata Budaya
Daerah
Medan,asatupro.comGerakan Kaya Raya Bersama Rakyat Indonesia (GKRBRI) melaksanakan kegiatan Halal Bi Halal (HBH) yang dirangkai dengan dis
Medan
Wakil Bupati Wahyu Daniel Sagala Tegaskan Komitmen Pelayanan Publik, 18 Puskesmas Dairi Resmi Terapkan BLUD
Daerah
Bupati Antar Kepergian Almarhum Kades Mbelang Malum Sunta Tutur Simorangkir
Daerah
MR KAHMI Fakultas Dakwa dan Komunikasi UIN Sumatera Utara Medan Laksanakan Seminar Nasional dan Halal Bihalal
Pendidikan