Bupati Vickner Sinaga Hadiri APKASI Otonomi Expo 2026 di ICE BSD, Dorong Potensi Dairi Tembus Pasar Nasional
Bupati Vickner Sinaga Hadiri APKASI Otonomi Expo 2026 di ICE BSD, Dorong Potensi Dairi Tembus Pasar Nasional
Daerah
Kegiatan tersebut, seperti keterangan resmi yang diterima asatupro.com, Selasa (1/7/2025), digelar AII di Wings Hotel, Kecamatan Kualanamu, Kabupaten Deli Serdang, Provinsi Sumatera Utara (Sumut), Senin (30/6/2025) siang hingga sore.
Acara tersebut diikuti dengan sangat antusias oleh puluhan petani kelapa sawit yang merupakan pengurus dan anggota DPW Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (APKASINDO) Perjuangan Sumut di bawah pimpinan H. Subangun Berutu.
Para petani sawit swadaya itu diketahui datang dari berbagai kabupaten, seperti Langkat, Deli Serdang, Serdang Bedagai (Sergai), serta Simalungun.
Baca Juga:
Ketua Umum AII, Prof (R) Ir Didiek Hadjar Goenadi MSc PhD IPU INV, membuka acara tersebut sekaligus menyampaikan kata sambutan berupa motivasi dan paparan tentang apa yang akan disampaikan oleh para narasumber yang hadir.
Kata Didiek Hadjar Goenadi, ada tiga pembicara yang dihadirkan dalam acara itu, yakni Dr Eng Muammad Makky STP MSi dari Universitas Andalas, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar); Firda Dimawarnita ST MT dan Donny Nugroho Kalbuari MSi dari Pusat Penelitian Kelapa Sawit (PPKS) Bogor.
Didiek Hadjar Goenadi mengatakan, untuk paparan mengenai teknologi akan disampaikan oleh Eng Muammad Makky STP MSi dari Universitas Andalas (Unand) yang menyampaikan soal teknologi long range detection berbasis machine Vixion untuk penentuan umur tandan buah segar (TBS).
Baca Juga:
AII, kata Didiek Hadjar Goenadi, dalam kegiatan itu juga menyertakan narasumber yang bisa menjelaskan kepada para petani.
Dengan harapan, kata dia, agar para petani mampu mengoptimalkan potensi lebih yang ada di sawit, termasuk pengolahan tandan kosong (tankos) untuk wadah penanaman jamur tiram.
Tujuannya, kata Didiek Hadjar Goenadi, adalah untuk peningkatan pendapatan petani dari kebun sawit masing-masing, tidak hanya melalui penjualan TBS, tetapi juga melalui budidaya jamur tiram.
Petani sawit anggota APKASINDO Perjuangan, sambung Didiek Hadjar Goenadi lebih lanjut, juga mendapatkan pemahaman soal bagaimana meningkatkan ketahanan perkebunan kelapa sawit terhadap kekeringan melalui aplikasi BioSilAc.
"Materi tentang budidaya jamur tiram di tankos sawit dan peningkatan ketahanan kelapa sawit akan disampaikan dua narasumber dari PPKS Bogor, yaitu Ini Firda Dimawarnita ST MT dan Bapak Donny Nugroho Kalbuari MSi," tegas Ketua Umum AII, Prof (R) Ir Didiek Hadjar Goenadi MSc PhD IPU INV.
Dan semua itu, ucap Mohamad Alfansyah SH MH,, demi terjadinya peningkatan kesejahteraan petani sawit itu sendiri.
Untuk itu, ujar Alfansyah, BPDP berharap AII terus melakukan pendekatan dan pengenalan secara terukur kepada para stakeholders atau para pemangku kepentingan, termasuk kepada para petani sawit, terkait setiap teknologi yang telah dibiayai melalui program grand riset sawit (GRS).
"Kami minta AII mampu menjembatani, mampu mengomersialisasi, atau mampu mengenalkan lebih dekat setiap produk teknologi yang telah dibiayai oleh BPDP melalui program GRS," kata Mohamad Alfansyah SH MH.
Mohammad Alfansyah mengatakan, kemampuan AII dalam mengomersialisasi akan mampu membuat seluruh hasil inovasi dan teknologi yang dibiayai BPDP itu tidak sekadar menjadi buku atau bahan pembelajaran di perpustakaan.
"Ada 300-an teknologi yang sudah dibiayai BPDP, termasuk melalui GRS. Dan tentu saja kami berharap semuanya bisa bermanfaat bagi pelaku usaha sawit, termasuk petani, agar mampu meningkatkan produktivitas dan berujung pada meningkatnya kesejahteraan petani sawit," kata Alfansyah lagi.
Alfansyah mengingatkan bahwa Indonesia merupakan produsen utama produk sawit di dunia, dan kebutuhan global akan sawit diprediksi bakal terus meningkat.
Untuk itu, kata dia, kemampuan untuk menciptakan produk turunan sawit dalam jumlah yang banyak sangat didorong oleh tingkat inovasi dan kemajuan teknologi yang ada.
Dalam kesempatan itu Alfansyah memuji kiprah AII yang sejauh ini sudah mampu memaksimalkan semua teknologi hasil GRS ke berbagai pihak terkait, termasuk ke tingkat petani.
"Kita terus mendorong agar penggunaan atau aplikasi teknologi sawit hasil GRS bisa dipakai petani demi kesejahteraan petani itu sendiri," ucap Alfansyah.
Bupati Vickner Sinaga Hadiri APKASI Otonomi Expo 2026 di ICE BSD, Dorong Potensi Dairi Tembus Pasar Nasional
Daerah
Ketua Umum DPP GMNI mengajak seluruh elemen bangsa untuk Jaga Indonesia
Nasional
Dugaan Koordinasi Judi Tembak Ikan Dengan Kapolsek Medan Labuhan Disorot Publik
Hukrim
Terendus Skema Ekspor Ilegal PFAD, Dirut PT Innabridge Selaras Energi Didesak Segera Diperiksa Polisi
Berita
Silaturahmi Solidaritas Transportasi Online Sumut, Ojol Sumut Dukung Kamtibmas dan Kondusifitas Sumut
Medan
Wali Kota Medan Raih LPM Award 2026, Dinilai Komitmen Dukung Pemberdayaan Masyarakat
Medan
PW MIO Indonesia Sumut Gelar Rapat Koordinasi Lanjutan, Matangkan Program Kerja dan Kepanitiaan
Daerah
BPK Bongkar CarutMarut di Bapenda Medan, 29.842 BPHTB Belum Tertangih, Sistem Pajak Amburadul, Potensi PAD Miliaran Rupiah Terancam Hilang
Medan
Dari Pesanggrahan Pendawa, Polri dan Pendawa Komitmen Jaga Kamtibmas
Medan
GPPMI DKI Jakarta Serukan Deklarasi Damai Jaga Jakarta, Jaga Persatuan
Nasional