Keragaman genetik dinilai sebagai faktor kunci dalam menghasilkan varietas unggul yang lebih produktif, adaptif terhadap perubahan iklim, serta tahan terhadap berbagai cekaman lingkungan.
Ketua Umum GAPKI, Eddy Martono menyampaikan bahwa sumber daya genetik merupakan fondasi utama dalam meningkatkan produktivitas tanaman kelapa sawit, ketahanan terhadap hama dan penyakit, serta adaptasi terhadap perubahan iklim.
"Dengan hadirnya SDG baru dari Tanzania ini, kita membuka peluang besar untuk lebih memperkaya keragaman genetik yang kita miliki," kata Eddy Martono.
"Hari ini kita tidak hanya mendistribusikan SDG sawit, tetapi menatap masa depan baru produktivitas kelapa sawit Indonesia," sambung Eddy Martono lagi
Baca Juga:
Adapun tujuan utama kegiatan ini, Eddy Martono membeberkan, meliputi penandaan pelepasan resmi SDG sawit asal Tanzania, penguatan fondasi genetik tanaman, dan peningkatan kolaborasi antarpemangku kepentingan.
Serta, selain itu, mendorong lahirnya varietas unggul generasi baru yang mampu menjawab tantangan masa depan industri kelapa sawit.
"Kami memandang bahwa kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha, lembaga riset, dan mitra internasional merupakan hal yang sangat penting," ucapnya.
Baca Juga:

"Pendistribusian SDG ini bukan hanya sekadar kegiatan teknis, tetapi merupakan bagian dari upaya bersama dalam memperkuat daya saing industri sawit Indonesia di kancah global." papar Eddy.
Tags
beritaTerkait
komentar